OLEH ANUGERAH PAMUJIIkuti di twitter
Striker Valencia Simone Zaza melakuan satu kekeliruan terbesar dalam kariernya ketika dia merapat ke West Ham United. Demikian penilaian ayahnya.
Bomber Italia yang kini memperkuat Valencia itu sempat memutuskan untuk merumput di Liga Primer Inggris sebagai pemain pinjaman The Hammers untuk semusim penuh pada musim panas kemarin.
Alih-alih mencari petualangan baru, performa Zaza merosot drastis di sana hingga "memaksa" sang striker hengkang pada Januari lalu untuk lantas memperkuat Los Che.
Sang ayah menuding, rusaknya karier Zaza disebabkan anaknya itu berani mencoba peruntungan bergabung dengan klub asal London tersebut.
"Sungguh itu [gabung West Ham] adalah sebuah kesalahan terbesar," tegas ayah Zaza, Antonio, kepada Calciomercato.com.
"Simone masih memikirkan soal penalti yang gagal dia eksekusi bersama timnas Italia saat itu dan dia gagal beradaptasi dengan baik di London."
Si ayah yakin, Zaza yang kini memperkuat Valencia akan kembali menemukan bentuk terbaiknya di La Liga Spanyol. Menurutnya, keputusan meninggalkan Inggris adalah solusi terbaik untuk perkembangan kariernya.
"Dia tidak bahagia dengan cuaca di sana dan dengan formasi dari mantan bos West Ham. Pindah ke Spanyol merupakan keputusan terbaik yang dibuatnya," tambahnya.




