Pierre-Emerick Aubameyang Chelsea 2022-23Getty

"Syok & Ketakutan!" - Aubameyang Terguncang Oleh Kedatangan Graham Potter Usai Tuchel Dipecat Chelsea

Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga mengungkap kondisi mental Pierre-Emerick Aubameyang usai Thomas Tuchel dipecat dan digantikan Graham Potter.

Aubameyang menyebut-nyebut peran Tuchel saat memutuskan bergabung dengan The Blues dari Barcelona di bursa transfer musim panas kemarin, setelah striker Gabon itu bersinar di bawah Tuchel saat di Borussia Dortmund.

Namun, pelatih asal Jerman tersebut dipecat hanya sepekan setelah komentar tersebut, setelah dikalahkan Dinamo Zagreb di debut Aubameyang buat Chelsea.

Kini, menurut Kepa, Aubameyang cukup terguncang oleh segala perubahan yang dia alami dalam waktu singkat.

"Sejujurnya di hari-hari pertama, dia tiba dengan merasa sedikit ketakutan," ungkap Kepa dilansir Mirror.

"Dia sedikit syok, karena banyak perubahan yang terjadi."

"Dua atau tiga hari terakhir benar-benar gila baginya, segala yang terjadi padanya adalah sebuah kemalangan."

Selain berganti klub dari Barcelona ke Chelsea, Aubameyang juga menjadi korban perampokan bersenjata di kediamannya di Spanyol. Bekas striker Arsenal itu mengalami cedera patah rahang dalam insiden tersebut, dan dia harus menggunakan topeng pelindung di dua laga pertamanya buat Chelsea.

Aubameyang memang mengakui kesedihannya ditinggal Tuchel, tetapi bersikap optimistis soal bekerja di bawah Potter.

Tuchel & Aubameyang Borussia Dortmund

Saat ditanya soal kepergian Tuchel, striker 33 tahun itu bicara kepada Hayters TV usai Chelsea ditahan imbang RB Salzburg 1-1, Kamis (15/9) dini hari WIB: "Semua orang tahu soal hubungan yang saya miliki dengan Thomas."

"Selalu sedih ketika seseorang meninggalkan klub. Tentunya, saya baru menemuinya selama beberapa hari."

"Dalam sepakbola, Anda harus segera beradaptasi dengan berbagai momen dalam satu musim, ini bisa terjadi."

Auba menambahkan: "Menurut saya [Potter] sosok yang sangat positif, berkarakter hebat, jadi kami akan berusaha belajar bersamanya, agar bisa menang sesegera mungkin."

"Idenya sangat jelas, nampaknya ini akan mudah. Pastinya akan butuh waktu untuk saling beradaptasi," pungkas Auba.

Iklan