Diego Simeone Atletico Madrid 2021-22Getty

Gary Neville: Manchester United Butuh Manajer Brutal & Keras Kayak Diego Simeone

Bekas kapten Manchester United yakni Gary Neville menyarankan agar The Red Devils merekrut manajer "keras" seperti Diego Simeone sebagai penerus Ralf Rangnick.

Bos PSG Mauricio Pochettino dan pelatih Ajax Erik Ten Hag masih menjadi kandidat unggulan untuk duduk di kursi panas Old Trafford.

United juga disebut tertarik menculik Thomas Tuchel di tengah ketidakpastian Chelsea, tetapi Neville menjatuhkan pilihannya kepada juru taktik Atletico Madrid itu.

Sayangnya, layaknya komitmen Tuchel terhadap The Blues, akan sulit untuk menggoda Simeone meninggalkan klub yang sudah ia latih sejak 2011 itu.

"Diego Simeone harusnya jadi kandidat, tetapi nyaris mustahil mencaploknya dari Atletico Madrid," ucap Neville kepada Sky Sports.

"Dia menikahi dan terikat [dengan Atletico]. Tetapi pasti brilian melihatnya di Liga Primer, Anda menyaksikannya pada Selasa malam, saya sudah sering menyaksikannya – saya dikalahkan 2-0 di Valencia oleh Atletico Madrid asuhannya yang brilian yang diperkuat [Antoine] Griezmann sebelum dia ke Barcelona."

"Pelatih fantastis, dengan pendekatan sepakbola yang brutal."

"Dia keras, dan Manchester United butuh manajer keras."

"Manchester United membutuhkan manajer yang bisa bersaing dengan [bos Liverpool] Jurgen Klopp dan [bos Manchester City] Pep Guardiola – mereka berdua yang terbaik, sehingga MU butuh seseorang yang bisa berdiri di pinggir lapangan dan merasa setara dengan mereka dan menurut saya Simeone bisa."

"Saya tak akan mengesampingkan Simeone, tetapi sepertinya Ten Hag dan Pochettino yang akan menjadi masa depan [MU] karena mereka bakal menginginkan pelatih progresif dengan gaya tertentu, yang lebih murah dan tersedia."

"Saya tak tahu berapa harga yang diperlukan buat merebut Simeone dari Atletico Madrid, tetapi Manchester United bakal harus merogoh kocek dalam-dalam."

Simeone pun rasanya tak perlu lagi membuktikan kebolehannya kepada loyalis Man United.

Manajer asal Argentina itu membimbing Atletico menjuarai La Liga dua kali dan terakhir bertanggung jawab atas tersingkirnya The Red Devils dari babak 16 besar Liga Champions Eropa 2021/22.

Iklan