Klub Aston Villa secara resmi mengumumkan perekrutan penyerang muda asal Senegal, Ibrahim Mbaye, yang datang dari Paris Saint-Germain, dalam kesepakatan senilai 55 juta euro, sehingga pemain berusia 18 tahun itu memulai babak baru dalam kariernya di Liga Primer Inggris.
Kesepakatan tersebut telah memasuki tahap akhir selama beberapa hari terakhir, setelah kedua klub mencapai kesepakatan terkait kepindahan pemain, sebelum Mbaye terbang ke Inggris untuk menjalani tes medis dan menandatangani kontraknya dengan Aston Villa.
Mbaye pindah ke Aston Villa setelah perjalanan singkat namun padat bersama Paris Saint-Germain, klub yang ia masuki akademinya pada usia sepuluh tahun, sebelum ia naik ke tim utama dan menjalani laga profesional pertamanya pada Agustus 2024, ketika ia berusia 16 tahun 6 bulan dan 23 hari, sehingga menjadi pemain termuda yang memulai pertandingan bersama tim Paris tersebut.
Selama pengalamannya bersama Paris, penyerang asal Senegal itu tampil dalam 42 pertandingan, mencetak 4 gol dan menciptakan 45 gol lainnya, serta meraih sejumlah gelar besar, di antaranya dua gelar Liga Champions Eropa sesuai data resmi klub.
Kepergian Mbaye dari Paris terjadi setelah peluangnya untuk mendapatkan menit bermain secara reguler menurun, karena ia tidak bermain sama sekali bersama tim sejak awal musim ini, meski masih memiliki kontrak dengan klub hingga tahun 2028.
Kesepakatan ini memiliki arti khusus bagi Paris Saint-Germain, mengingat Mbaye merupakan salah satu lulusan paling menonjol dari akademi klub, sementara sejumlah laporan menyebutkan bahwa transfer ini bisa menjadi penjualan pemain terbesar yang berasal dari pusat pembinaan Paris Saint-Germain, melampaui rekor sebelumnya yang tercatat atas nama Mamadou Sakho.





