Lompat Ke:
- Live Streaming AS Roma vs Manchester United
- Kapan Pertandingan AS Roma vs Manchester United?
- Prediksi Skuad
- Preview
- Prediksi
Satu kaki Manchester United sudah di final Liga Europa setelah menang 6-2 di pertemuan pertama yang digelar di Old Trafford pekan lalu.
Secara hitung-hitungan, AS Roma punya peluang kecil untuk lolos sebagaimana hanya ada dua tim dalam sejarah Piala UEFA/Liga Europa yang bisa membalikkan defisit +4 gol; yakni FK Partizan melawan QPR di babak 32 besar musim 1984/85 dan Real Madrid versus Borussia Monchengladbach di babak 16 besar 1985/86.
United juga berhasil memenangkan lima dari enam pertemuan terakhirnya dengan Roma di semua kompetisi, sedangkan satu lainnya berakhir imbang 1-1 pada Desember 2007. Untuk itu, tim Setan Merah lebih diunggulkan di pertandingan nanti.
Live Streaming AS Roma vs Manchester United
Leg kedua semi-final Liga Europa 2020/21 antara AS Roma dan Manchester United akan disiarkan di Champions TV 1 & SCTV pada Jumat (7/5) dini hari pukul 02:00 WIB.
Simak jadwal TV selengkapnya di sini.
| Stasiun TV | Champions TV 1 & SCTV |
| LIVE streaming | Champions TV 1 & SCTV |
Kapan Pertandingan AS Roma vs Manchester United?
| Pertandingan | AS Roma vs Manchester United |
| Tanggal | Jumat, 7 Mei 2021 |
| Kick-off | 02:00 WIB |
| Stadion | Olimpico, Roma |
Prediksi Skuad AS Roma
Roma kehilangan Pau Lopez, Jordan Veretout dan Leonardo Spinazzola karena cedera pada leg pertama pekan lalu. Untuk Lopez, ia telah dipastikan absen selama sisa musim ini selagi Veretout juga kemungkinan tidak akan tampil di laga nanti, sedangkan Spinazzola diharapkan bisa turun di leg kedua.
Antonio Mirante menggantikan Lopez di bawah mistar pekan lalu dan tampil buruk di babak kedua melawan United, sementara Daniel Fuzato mengukir start pertamanya musim ini dengan sebuah error yang berujung gol pada akhir pekan kemarin. Pelatih Paulo Fonseca pun dipastikan pusing.
Roma bisa kembali memiliki Gianluca Mancini seusai skorsing dan sosoknya kemungkinan akan diandalkan di lini belakang.
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti AS Roma (3-4-2-1) |
| Kiper | Mirante |
| Bek | Ibanez, Smalling, Mancini |
| Gelandang | Karsdorp, Cristante, Diawara, Peres Pellegrini, Mkhitaryan |
| Striker | Dzeko |
Prediksi Skuad Manchester United
Pertandingan Manchester United dengan Liverpool pada Minggu kemarin ditunda sehingga pasukan Ole Gunnar Solskjaer sebenarnya memiliki libur seminggu penuh. Tidak diragukan lagi itu akan mengubah cara manajer United menyambut laga ini.
Dengan keunggulan 6-2 dari leg pertama, Solskjaer harusnya berani untuk memainkan beberapa pemainnya yang terpinggirkan, tetapi ia akan berusaha untuk tetap bermain kuat demi terhindar dari hasil memalukan.
Nemanja Matic, Eric Bailly, Alex Telles, Donny van de Beek dan Mason Greenwood memiliki peluang terbaik untuk bermain sebagai starter. Sementara itu, Dan James mungkin akan diistirahatkan.
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti Manchester United (4-2-3-1) |
| Kiper | De Gea |
| Bek | Tuanzebe, Baily, Maguire, Telles |
| Gelandang | Matic, Van De Beek Greenwood, Fernandes, Pogba |
| Striker | Cavani |
Preview
Manchester United berambisi melaju ke final mayor pertamanya di bawah arahan Solskjaer, yang sebelumnya tersingkir di semua empat semi-final piala yang diikuti.
Solskjaer pun mengusung ambisi tinggi dengan menyasar kemenangan di Roma, meski timnya sudah unggul 6-2 buah dari pertemuan pertama di Manchester.
"Kami tidak akan bermain berdasarkan hasil [kemarin], kami akan bermain untuk memenangkan pertandingan nanti," kata bos United tersebut.
“Itulah satu-satunya cara yang saya pikir bisa kami mainkan untuk pertandingan ini. Tentu saja mungkin ada satu atau dua perubahan dalam starting XI, tapi kami harus melaju ke final.
"Semua orang mengatakan ini sudah selesai tapi saya pernah melihat hasil yang lebih mengejutkan dari ini. Roma mengalahkan Barcelona di leg kedua setelah tertinggal 4-1."
Perkataan Solskjaer itu merujuk kembali pada April 2017, ketika Roma menghasilkan salah satu comeback terhebat di Liga Champions dengan mengalahkan Barcelona 3-0 di Stadio Olimpico untuk mengamankan agregat 4-4 dan mencapai semi-final lewat aturan gol tandang.
Meski begitu, konsentrasi mereka untuk saat ini terpecah setelah pihak klub mengumumkan bahwa pelatih Paulo Fonseca bakal hengkang di akhir musim, dengan Jose Mourinho akan menggantikannya di musim baru.




