LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANGIkuti di twitter
Bek Arema FC Arthur Cunha mengaku tidak terbebani dengan target juara yang diberikan manajemen pada musim 2019, termasuk mengangkat trofi Piala Indonesia 2018.
Arema melangkah ke babak 16 Besar setelah mengandaskan Persita Tangerang, dan kemungkinan besar akan menghadapi klub Liga 1. Menurut Arthur, situasi itu merupakan momen bagus untuk mempelajari sekaligus membedah calon pesaing di Liga 1 2019.
“Mungkin nanti tim Liga 1 hadir di babak 16 besar. Ini sangat bagus, karena kami bisa mengukur kekuatan tim dari Liga 1. Kami akan tetap menampilkan permainan normal seperti kami bermain di laga sungguhan Liga 1, karena kami semua pemain ingin menjadi juara,” tutur Arthur.
“Beban juara memang berat, tetapi di Arema semua kompetisi memang ingin menjadi juara. Kami tidak boleh merasa berat, karena kami juga ingin dan merasakan menjadi juara.”
Di sela pelaksanaan Piala Indonesia, Arema dijadwalkan melakoni pertandingan uji coba melawan timnas Indonesia U-22, Minggu (10/2). Bagi Cunha, duel tersebut sangat penting dalam persiapan Arema menyambut babak 16 Besar. Menurutnya, timnas U-22 memiliki kemampuan mumpuni untuk menguji kekuatan Arema.
“Saya dalam kondisi bagus, namun fisik masih belum 100 persen, karena masih ada latihan yang berat. Saya pikir kami akan mendapatkan lawan bagus, kami akan bermain serius. Selain untuk menguji kekuatan, juga untuk memberikan hiburan kepada Aremania agar mereka senang,” beber Arthur.
Sementara itu, pada sesi latihan menjelang duel kontra timnas U-22, pelatih Milomir Seslija menilai anak asuhnya dalam kondisi terbaik. Hanya saja Milo sedikit akan memberikan kejutan pada komposisi pemain starter.
“Kami mungkin nanti akan memiliki banyak pemain, mereka membutuhkan jam terbang. Ini laga pramusim, dan kami harus bisa melihat bagaimana pemain kami bermain. Sedikit rotasi itu perlu, tapi kami tetap akan mengincar kemenangan,” tegasnya. (gk-48)
Goal Indonesia