OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Manajer Arsenal, Arsene Wenger, begitu geram ketika banyak pihak yang menyarankannya mengikuti langkah manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menyoal perburuan gelar Liga Primer Inggris musim ini.
Usai imbang 1-1 di kandang Watford akhir pekan lalu, Pochettino menyatakan telah mengibarkan bendera putih dalam perburuan gelar EPL. Defisit 18 poin dari Manchester City di puncak klasemen, dinilainya mustahil dikejar.
Namun Wenger menolak menyerah. Walau baru saja kalah 3-1 dari Manchester United sehingga tertinggal 15 poin jauhnya dari City, juru taktik asal Prancis itu enggan menyerah selama poin masih bisa dikejar secara matematis.
Getty Images"Saya bukan Pochettino, saya Arsene Wenger! Saya di sini untuk berjuang selama yang saya bisa, selama hitungan matematis masih mungkin," seru Wenger, seperti dikutip Express.
"Anda harus berjuang sampai titik darah penghabisan. Anda tak bisa memberikan pesan kepada para kompetitor bahwa Anda sudah keluar dari persaingan. Saya percaya kekalahan dari United harusnya membuat kami marah dan bahkan lebih bersemangat untuk melanjutkan musim ini.
"Jika saya seorang pemain dan saya tahu apa yang bisa saya berikan, kami merupakan sebuah tim dengan potensi besar. Ketika kami kalah, kami tidak bisa menerima itu!" tandasnya.

