ONLY GERMANY Header Liverpool Arsenal 2020imago images / PA Images

Arsenal Vs Liverpool: 3 Bahaya Yang Akan Dihadapi Kedua Tim

Duel Arsenal versus Liverpool akhir pekan ini disebut-sebut menjadi penentu apakah keduanya bisa merampungkan musim 2020/21 di posisi zona Liga Champions atau malah terlempar jauh.

Saat ini, The Gunners dan The Reds masing-masing tersesat di peringkat sembilan dan ketujuh klasemen sementara, dengan kedua tim terpisah jarak empat poin. 

Pintu untuk merangsek ke ranah top four belum sepenuhnya tertutup mengingat masih terbentang sembilan pertandingan sisa di Liga Primer. Karenanya, kedua tim harus memulai periode itu dengan kemenangan di akhir pekan.

Jika tidak ingin terpeleset, skuad Mikel Arteta harus bisa mengendalikan tiga ancaman yang mungkin bakal mereka dapat saat meladeni Liverpool di Emirates. Demikian pula sebaliknya buat pasukan Jurgen Klopp. 

3 bahaya Untuk Liverpool

Waspada Lacazette, Odegaard dan Chambers

Tiga pilar Arsenal ini mendapat sorotan positif di beberapa laga terakhir berkat kontribusi masifnya. Alexandre Lacazette mencetak dua gol di dua pertandingan -- termasuk jebol gawang Tottenham Hotspur. Martin Odegaard mengoleksi dua gol (indah) dari tiga duel teranyar, plus dirinya jadi pemain Arsenal dengan akurasi umpan tertinggi dibanding rekan-rekan lainnya: 91,3 %.

Martin Odegaard Arsenal vs Tottenham Premier League 2020-21Getty Images

Sementara Chambers, seketika pulih dari cedera dan mendapat kepercayaan tampil sebagai bek kanan di laga kontra West Ham United, dia langsung tampil menjulang, dengan dua keterlibatannya di dua gol Arsenal membantu tim bangkit menahan imbang West Ham secara spartan 3-3. Liverpool tak boleh lengah meneropong ketiga bintang Meriam London ini.

Rekonfidensial Arsenal Lawan Raksasa

Sebelum jeda internasional, skuad Arteta tercatat berhasil menjungkalkan lawan-lawan ambisius yang bersaing di zona Eropa macam Leicester City dan Tottenham Hotspur, semakin menggambarkan kematangan mental mereka setelah sempat terseok-seok di awal musim.

Bukti mentalitas mereka kian kuat adalah ketika comeback luar biasa dari ketertinggalan 3-0 melawan West Ham, untuk kemudian memukul balik lawan menjadi 3-3. Liverpool memang di perjumpaan awal musim ini mengalahkan Arsenal 3-1, tapi di tiga laga sebelumnya, The Gunners selalu bisa menjinakkan tim Merseyside ini.

Duo Salah-Mane kehabisan bahan bakar

Tenaga Mohamed Salah dan Sadio Mane tampak habis terkuras saat membantu negara masing-masing di kualifikasi Piala Afrika. Celakanya, mereka balik ke Kirkby dengan langsung dihadapkan pada laga berat kontra Arsenal.

Sadio Mane Mohamed Salah Liverpool 2019-20Getty Images

Jika dua mesin gol The Reds ini loyo di laga akhir pekan nanti, siapa lagi yang bisa diandalkan untuk membongkar pertahanan Gabriel Magalhaes cs? Klopp akan tambah pusing menentukan lini depannya karena tengah pekan depan pihaknya akan bentrok dengan Real Madrid di Liga Champions.

3 bahaya untuk Arsenal

Absensi Smith Rowe dan Saka 

Dalam konferensi pers terbaru, Arteta mengisyaratkan Emile Smith Rowe dan Bukayo Saka, duo pemain kreatif Arsenal, tak bisa ambil bagian di laga kontra Liverpool, di mana masing-masing tengah dirundung cedera. Keduanya pun belum mengikuti sesi latihan jelang laga.

Jelas, kabar ini jadi angin segar bagi Liverpool mengingat kontribusi gabungan antara kedua pemain ini telah menghasilkan 22 gol (9 gol, 13 assist) bagi Arsenal di seluruh kompetisi.

Limbung hadapi high-pressing

Sejak pergantian tahun, Arsenal memang perlahan menemukan kembali permainan terbaiknya setelah sempat berusaha lari dari kubangan degradasi. Namun, Arsenal terbilang masih belum menemukan formula atas satu kelemahan mereka, yakni ketika melawan tim dengan permainan high-pressing.

Arsenal-Manchester CityGetty Images

Bisa disaksikan sendiri saat mereka dibuat tak berdaya meredam gempuran Aston Villa, yang mengakhiri laga dengan skor 3-0 di paruh awal musim. Lalu, dua kekalahan melawan City, dan tentunya hasil buruk 3-1 di Anfield September tahun lalu. Tim-tim yang mengalahkan Arsenal ini dikenal punya permainan pressing tingkat tinggi yang luar biasa dan Liverpool berpeluang mengulangi episode di perjumpaan pertama.

Inkonsistensi mulai jadi tradisi

Penampilan angin-anginan kian akrab dengan anak-anak Gudang Peluru. Kental terasa inkonsistensi Arsenal sepanjang musim ini, dengan jumlah kekalahan mereka hampir menyamai kemenangan (12:11).

Arsenal belakangan boleh kembali ke bentuk terbaiknya, tapi mempercayai mereka bisa meraih tripoin rutin dari pekan ke pekan cukup sulit. Sabtu esok, Liverpool bisa saja membuat Arsenal benar-benar berubah jadi klub dengan tradisi inkonsistensi.

Saksikan Tayangan Langsung Dan Cuplikan Pertandingan Kompetisi Top Dunia mulai Liga Inggris, Liga Jerman, Liga Belanda, Copa Libertadores, Kualifikasi Piala Dunia hingga UEFA Nations League hanya di www.mola.tv dan Simak Jadwal Lengkap Pertandingan di Instagram @molatv.sport dan  KLIK UNTUK BERLANGGANAN !

Baca juga: Cara Mudah Berlangganan Mola TV & Nonton Siaran Langsung Liga Inggris

Iklan
0