Thierry Henry menolak untuk mengesampingkan kemungkinan Arsenal finis di luar empat besar Liga Primer Inggris musim ini meski The Gunners saling sikut dengan Manchester City untuk memperebutkan gelar juara.
Saat ini Arsenal memimpin klasemen sementara, unggul dua poin dari Man City di peringkat kedua, dan masih memiliki satu laga di tangan dibandingkan pasukan Pep Guardiola.
Mereka bermimpi untuk mengangkat trofi liga pertama sejak 2004, namun baru-baru ini mengalami jegalan demi jegalan – disikat Everton sebelum ditahan imbang Brentford di kandang, lalu dihajar Man City 3-1 di Emirates pekan lalu.
Getty ImagesNamun pacuan gelar kembali menyajikan plot twist baru akhir pekan kemarin saat Arsenal mencetak dua gol menit akhir untuk mengalahkan Aston Villa 4-2, sementara City ditahan 1-1 oleh tim promosi Nottingham Forest sehingga The Gunners lagi-lagi memperlebar jarak dari sang juara bertahan.
Layak diingat bahwa The Citizens telah memenangkan empat dari lima gelar liga terakhir sementara Arsenal belum pernah finis empat besar sejak tujuh tahun yang lalu.
Arsenal kolaps di saat-saat terakhir musim lalu, dan harus rela menyerahkan peringkat empat ke rival bebuyutan Tottenham Hotspur setelah menelan dua kekalahan dari tiga laga pamungkas.
Situasi itu pun membuat legenda Arsenal Henry bersikap waspada. Ia belum sepenuhnya siap menyingkirkan kemungkinan bekas timnya finis di luar zona Liga Champions meski saat ini menjajah puncak klasemen.
Merespon anggapan bahwa Arsenal sudah pasti akan kembali ke Liga Champions 2023/24, Henry berkata kepada CBS Sports: "Kami belum di situ."
"Saya tahu orang-orang bakal bilang 'ayolah, Thierry'. Tidak, tidak, tidak. Jika sudah lolos, saat itulah kita bisa membicarakannya."
GettyHenry juga ditanyai soal owner Arsenal Stan Kroenke, setelah sebelumnya sempat bergabung dengan Daniel Ek untuk mengakuisisi klub.
"Saat itu [Ek] ingin menawarkan solusi untuk fans, yang semuanya bilang 'jual, jual, jual!' tapi jual ke siapa?" imbuh Henry.
"Kami menawarkan solusi, tapi tak terwujud. Tapi itu tidak penting."
"Saat itu kami ingin menawarkan solusi... Sekarang semuanya baik-baik saja, buat apa diutak-atik lagi? Ini semua yang saya inginkan."
"Mau itu ada saya atau tidak ada saya, saya maunya Arsenal sukses. Intinya itu."
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

