Jurriën TimberGetty

Diterjemahkan oleh

Arsenal langsung bertindak tegas begitu Jurriën Timber mundur

Arsenal telah memecat Zafar Iqbal, kepala staf medis, dengan segera. Hal itu dilaporkan oleh The Telegraph. Kabar ini muncul tak lama setelah Jurriën Timber secara resmi dicoret dari skuad tim nasional Belanda untuk Piala Dunia. 

Bulan lalu sudah jelas bahwa Arsenal telah menggaet Joaquín Acedo, seorang fisioterapis asal Spanyol, untuk menganalisis kerentanan cedera di dalam klub. Oleh karena itu, pemecatan Iqbal kemungkinan besar tidak sepenuhnya terlepas dari hal tersebut. 

Iqbal, yang berusia 51 tahun dan merupakan spesialis kedokteran olahraga yang dihormati, telah bekerja di klub sejak Februari 2024. Pada hari Senin, ia dipanggil untuk wawancara dan diberitahu bahwa ia harus pergi segera.

Iqbal diberitahu pemecatannya oleh direktur umum Richard Garlick, yang pada September lalu dipromosikan oleh Josh Kroenke ke posisi bos klub. Tampaknya pimpinan klub secara sadar memilih untuk melakukan tindakan tegas terhadap organisasi medis.

Tentang penyebab banyaknya cedera yang dialami pemain kunci seperti Martin Ødegaard, Bukayo Saka, Jurriën Timber, dan Kai Havertz, pendapat pun beragam. Selain pendampingan medis, intensitas latihan yang tinggi, rotasi pemain yang terbatas, dan jadwal pertandingan yang padat juga disebut-sebut sebagai faktor kemungkinan.

Arsenal menjalani jadwal yang sangat padat musim lalu dengan 63 pertandingan resmi dan beberapa tur persahabatan jarak jauh. Pendekatan intensif pelatih Mikel Arteta memang membuahkan kesuksesan di lapangan, namun juga menuntut yang terbaik dari skuad, sehingga masalah fisik mulai memainkan peran yang semakin besar.

Hal ini membuat Timber harus absen dari Piala Dunia, seperti yang diumumkan pada hari Senin. Menurut pelatih tim nasional Ronald Koeman, sang bek belum fit dan tampaknya tidak akan segera pulih. Selain itu, ia juga menyatakan bahwa final Liga Champions, di mana Timber bermain selama satu jam akhir pekan lalu, ‘tidak membantu’.

Iklan