Lacazette Rice West Ham ArsenalGetty

Arsenal Kalahkan Sepuluh Pemain West Ham Di Derbi London

Arsenal keluar sebagai pemenang derbi London setelah mengalahkan West Ham United dengan skor 2-0 di pekan ke-17 Liga Primer Inggris, Kamis (16/12) dini hari WIB tadi.

Menghadapi rivalnya tersebut, Arsenal turun tanpa penyerang Pierre-Emerick Aubameyang yang terkena sanksi indisipliner, sebagaimana pemain senior itu juga dicoret dari posisi kapten tim.

Manajer Arsenal Mikel Arteta mengandalkan Alexandre Lacazette di lini depan, dengan perannya dibantu oleh Martin Odegaard di belakang selagi Gabriel Martinelli dipasang di kiri dan Bukayo Saka di kanan.

Di pertandingan yang digelar di Emirates Stadium semalam, tuan rumah baru bisa memecah kebuntuan di menit ke-48 setelah Martinelli menuntaskan assist Lacazette.

Opta mencatat itu sebagai gol ketujuh Martinelli di Liga Primer, selagi rekor pemain Brasil dengan gol terbanyak di kompetisi ini sebelum menginjak usia 21 tahun masih dipegang oleh Gabriel Jesus (16).

Di pertengahan babak kedua, West Ham terpaksa kehilangan satu pemain menyusul kartu kuning kedua yang menimpa Vladimir Coufal, sedangkan pelanggaran yang ia buat di dalam kotak terlarang membuahkan penalti untuk The Gunners.

Menariknya, dari 15 kartu merah terakhir yang ditujukan kepada pemain Republik Ceko di Liga Primer, tujuh di antaranya merupakan penggawa West Ham.

Sementara itu, penalti yang diambil Lacazette gagal dimaksimalkan karena kiper Lukasz Fabianski tampil cekatan di bawah mistar. Arsenal sendiri telah gagal di tiga penalti terakhir di Liga Primer untuk kali pertama sejak Agustus 1992, ketika mereka gagal di lima penaltinya secara beruntun di kompetis iini.

Jelang bubaran, Arsenal mengunci kemenangannya berkat pemain pengganti Emile Smith Rowe di menit ke-87. Sang gelandang muda mencatatkan namanya di papan skor seusai bekerja sama dengan Saka.

Adapun sepuluh dari 23 gol yang dicetak Arsenal musim ini di Liga Primer disumbang oleh pemain berusia 21 tahun atau lebih muda (Smith Rowe 6x, Martinelli 2x, Saka 2x), untuk menjadikan The Gunners sebagai tim muda paling produktif di kompetisi ini.

Dengan tambahan tiga poin ini, Arsenal menyalip West Ham di urutan keempat setelah mengumpulkan 29 poin dari 17 pertandingan.

Di sisi lain, rekor buruk David Moyes masih berlanjut mengingat ia tidak pernah menang melawan Arsenal di 18 pertemuannya di Liga Primer (D4 L14), dengan timnya kini harus puas menempati posisi kelima berkat raihan 28 angka.

Iklan
0