Manajer Mikel Arteta dan tentunya seluruh awak Gooners akan bangga pada trio Bukayo Saka, Emile Smith Rowe dan Aaron Ramsdale atas atraksi yang baru saja dipertontonkan mereka ketika ketiganya mewakili panji timnas Inggris dalam satu laga.
Tak sekadar berada di atas lapangan, tetapi ketiganya memberi kontribusi gamblang untuk negara tercinta mereka saat melakoni laga pamungkas kualifikasi Piala Dunia 2022 kontra San Marino.
Pertandingan itu memang di atas kertas akan dimenangkan Inggris dengan berpesta gol. Namun, jika bukan karena andil trio Saka, Smith Rowe dan Ramsdale, Si Tiga Singa mungkin tidak akan menuai kemenangan hingga menyentuh angka dua digit: 10-0.
Tentu, sosok-sosok berpengalaman macam Harry Kane dan Trent Alexander-Arnold akan selalu mendapat tempat tersendiri di hati loyalis Inggris, di mana masing-masing membukukan quat-trick gol dan hat-trick assist di laga malam itu.
Namun, sedikit sentuhan kontribusi trio pemuda Arsenal seolah menghadirkan jaminan bagi Gareth Southgate kelak: masa depan timnas akan sentosa.
Usai dimainkan dari bangku cadangan saat Inggris melibas Albania 5-0, kini Southgate memberikan kepercayaan penuh dengan memberi ESR debut penuh. Kepercayaan itu pun dibayar lunas!
Aksi memukau Smith Rowe dimulai ketika pertandingan menginjak waktu setengah jam setelah timnya memegang keunggulan 3-0. Berkat assist-nya, Kane mencetak gol keempat Inggris.
Tiba saatnya Smith Rowe menunjukkan kualitas sesungguhnya dia sebagai gelandang serang potensial. Memasuki menit ke-58, giliran dirinya mencatatkan namanya di papan skor setelah berkolaborasi dengan Tammy Abaraham.
Praktis, Smith Rowe, 22 tahun, jadi pemain Arsenal pertama yang melakoni debut bagi timnas dan langsung membuat gol serta assist sejak sang legenda Paul Merson.
Southgate memberi kredit tinggi pada Smith Rowe selepas debutnya. Dia mengatakan: "Kualitasnya dan kontrolnya di situasi sulit sungguh luar biasa. Dia benar-benar inventif dalam permainannya."
"Dia harus terus mempertahankan penampilannya seperti itu. Kami mengakhiri dengan skuad yang sangat muda yang dipenuhi talenta untuk masa depan, seperti yang bisa Anda lihat," ulas Southgate.
11 menit sebelum pertandingan bubar, manuver Saka melengkapi kemenangan komprehensif 10-0 Inggris. Itu merupakan satu dari sekian penampilan cemerlang anak emas Arsenal berusia 20 tahun itu sejak melakoni debut bagi timnas tahun lalu. Hingga saat ini, Saka telah mengumpulkan 14 caps.
Jangan lupakan pula, sosok yang berada di bawah mistar gawang di laga malam itu, Aaron Ramsdale. Bukan kiper senior Jordan Pickford yang dipasang Southgate di laga pamungkas kualifikasi, melainkan si Spiderman-nya Arsenal, yang tengah naik daun di Liga Primer Inggris.
Sejak menggeser Bernd Leno di pos penjaga gawang utama Arsenal, Ramsdale telah memainkan delapan pertandingan, di mana tim tak pernah menelan sekali pun kekalahan. Luar biasanya, sang kiper mampu membuat lima catatan clean sheet selama periode itu.
Penampilan debut penuh bagi timnas Inggris seperti hanya menunggu waktu, dan momen yang dinanti-nanti pun datang. Dimainkan sejak menit awal, Ramsdale tak menyia-nyiakan kesempatan untuk membuat Southgate angkat topi.
Sekali lagi, Ramsdale menorehkan hasil clean sheet, dengan kali ini di level internasional, di mana dirinya berhasil menjaga kesucian gawang Inggris dalam pesta 10 gol atas San Marino.
Selepas laga, Opta membeberkan bahwa Ramsdale adalah kiper pertama Arsenal yang mewakili panji Inggris sejak kiper legendaris Meriam London David Seaman, seolah memberi isyarat pada Southgate bahwa The Three Lions telah memiliki penerus penjaga gawang yang ikonik dengan rambut gondrongnya itu.
"Mentalitas mereka benar-benar luar biasa. Cara mereka menerapkan [apa yang diinstruksikan] pada diri mereka sendiri sungguh fantastis," puja-puji dilayangkan Southgate pada barisan muda Inggris usai pembantaian 10 gol.
Saka [20], Smith Rowe [22] dan Ramsdale [23] bisa dikatakan baru berada di tahapan awal dalam kariernya. Namun, trio prajurit muda Arsenal ini telah memberi impak instan untuk timnas dan bisa menjadi senjata rahasia Southgate untuk menggebrak Qatar tahun depan.
