Duo Arsenal Emile Smith Rowe & Bukayo Saka, Kolaborasi Pemuda Dambaan Klub Mana Pun

Terakhir diperbarui
Arsenal, North London Derby

Kolaborasi Emile Smith Rowe dan Bukayo Saka kembali memperlihatkan kelasnya saat Arsenal menghabisi Tottenham Hotspur 3-1 di Emirates Stadium.

Dua pemuda Inggris tersebut tampil dengan penuh gairah dan determinasi sejak awal bentrok bertajuk derby London Utara dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (26/9). 

Smith Rowe dan Saka dinilai telah merepresentasikan kolektivitas cerdik dalam sebuah permainan tim, salah satu unsur penting untuk meraih kemenangan sekaligus tontonan cantik, di saat kebanyakan pemain-pemain muda memiliki ego tinggi untuk bermain individualis.

Smith Rowe dan Saka lebih memilih untuk mengedepankan permainan kolaboratif, dan tentu hal ini akan menjadi dambaan bagi klub mana pun untuk bisa memiliki youngster dengan mentalitas yang demikian.

Kerja sama cemerlang keduanya dimulai ketika Smith Rowe membuka gol di menit ke-12. Diawali olah bola pintar dari Saka di sisi kanan, diakhiri dengan umpan datar ke mulut gawang, di mana di sana berdiri Smith Rowe yang tak terkawal untuk menyontek bola dan membuka skor.

Dua gol lainnya dicetak oleh Pierre-Emerick Aubameyang setelah menerima assist manja dari Smith Rowe dari situasi serangan balik. Tak ketinggalan, Saka turut mendonasi gol ketiga untuk menutup keunggulan komprehensif di paruh pertama.

Penampilan individual Smith Rowe dan Saka tentu mengundang decak kagum, namun kolaborasi keduanya mendapat apresiasi tersendiri.

Opta melansir bahwa Saka [20 tahun] dan Smith Rowe [21 tahun] sudah saling berbagi assist satu sama lain di lima kesempatan dalam laga Liga Primer ketika keduanya berusia 21 tahun atau lebih muda.

Masih menurut Opta, rekor di atas terbaik kedua atau hanya kalah dari duet Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney di usia 21 tahun atau lebih muda, dengan kedua legenda Manchester United itu saling berbagi assist di delapan kesempatan pertandingan Liga Primer.

Saka dan Smith Rowe memang terus menunjukkan perkembangannya secara signifikan di bawah kendali Arteta. Meski usianya yang baru menginjak kepala dua, tetapi mereka telah bertransformasi menjadi pemain kunci The Gunners.

Peran vital keduanya di tim semakin terlihat seiring Arteta selalu menerjunkan mereka di enam pertandingan liga sejauh ini, dengan Smith Rowe telah mengemas satu gol dan assist, sementara Saka mencetak dua gol dan satu assist.

"Ini adalah contoh bagus dari para pemain senior dalam menunjukkan kepemimpinan terbaik dan berkorban untuk tim, pemain-pemain seperti Auba [Pierre-Emerick Aubameyang] mencetak gol lalu dua pemain akademi kami [Saka dan Smith Rowe]," tutur Arteta selepas laga memuji dua pemuda Inggris tersebut.

"Mereka [Saka dan Smith Rowe] telah dibesarkan dan dikembangkan dalam sistem kami. Mereka datang ke sini dalam derby besar, bekerja untuk tim dan mencetak dua gol," urai Arteta.

"Mereka bisa percaya saya untuk mendapatkan perasaan itu karena mereka telah dibesarkan dan dididik untuk benar-benar mengalami perasaan itu dan berada di stadion sebagai penopang klub," seru sang manajer.

"Ada banyak orang yang kami miliki di dalam oraganisasi kami, memiliki perasaan sesungguhnya tentang apa arti derby. Saya kira, mereka akan bangga dengan apa yang mereka lihat," tandasnya.

Praktis, raihan tiga poin di derby London Utara ini membuat situasi di klasemen berubah drastis. Spurs yang membuka tiga laga awal dengan kemenangan, kini menelan kekalahan berturut-turut di tiga partai terakhir. Keadaan berkebalikan justru dialami Arsenal.

Dengan demikian, skuad Arteta kini merebut posisi sepuluh besar, mengangkangi Spurs yang berada persis di bawah mereka. Keduanya memiliki koleksi poin yang sama, yakni sembilan.

Ujian berat pertama Arsenal pasca-periode buruk di tiga laga awal telah terlewati, terlebih mereka bisa mengalahkan sang rival abadi dengan keunggulan yang meyakinkan. 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Pekan depan, Arsenal kembali mendapatkan ujian yang terbilang cukup berat, menghadapi eks klub Ben White, Brighton and Hove Albion. Klub asuhan Graham Potter ini sedang berapi-api musim ini setelah meraih empat kemenangan dari lima laga yang telah dilalui.

Namun, dalam moril positif seperti saat ini, bukan mustahil Smith Rowe dan Saka akan kembali menunjukkan atraksi menawan di Falmers Stadium untuk terus memperjuangkan Arsenal agar kembali ke habitat mereka.