Cesc Fabregas menyaksikan dua bekas klubnya saling bentrok ketika Arsenal menjamu Chelsea pada lanjutan Liga Primer Inggris, Rabu (3/5) dini hari WIB.
Kendati demikian, kondisi dua raksasa London itu sangat bertolak belakang. The Gunners berhasil melumat The Blues dengan skor 3-1 berkat brace Martin Odegaard plus sumbangan Gabriel Jesus di babak pertama. Mereka punmelayang tinggi dan berhasil merebut kembali puncak klasemen yang sebelumnya dirampas Manchester City.
Sementara hasil tersebut mengutuk Chelsea dengan ENAM kekalahan beruntun dan tanpa kemenangan dalam sembilan laga terakhir. Skuad asuhan Frank Lampard pun bergeming di klasemen, mendekam di peringkat 12.
Fabregas pun menyoroti fakta di lapangan, bagaimana pasukan Mikel Arteta sudah jauh meninggalkan Chelsea dari segi permainan dan menyindir taktik Lampard dengan analogi "buah zaitun".
"Saya kira kita melihat dua tim yang sangat berbeda," kata mantan gelandang timnas Spanyol itu kepada Sky Sport. "Yang satu terlatih dengan sangat baik dengan ide-ide yang jelas, pola pressing yang mereka ingin lakukan - terutama di wilayah pertahanan Chelsea - pola serangan, serta pola pergerakan yang juga jelas. Mereka cair dan Chelsea membiarkan itu terjadi."
"Soal Chelsea... Dulu waktu saya masih kecil, saya punya pelatih dengan 11 buah zaitun. Ia menaruhnya di meja dan ya sudah taktiknya begitu saja, tak ada taktik."
Getty"Kadang saya sampai tak percaya, melihat kesalahan taktis dan teknis yang kita lihat dari para pemain Chelsea."
"Di lini tengah, mereka punya dua juara Piala Dunia dan satu finalis Piala Dunia, [di lini belakang] ada kapten timnas Brasil, dan bintang timnas Inggris di bek kiri - ini tim yang sangat berpengalaman... kadang itu tidak ada artinya."
The Blues akan kembali beraksi Sabtu (6/5) nanti, dijamu Bournemouth yang memiliki jumlah poin yang sama (39) dengan mereka. Sedang Arsenal akan melawat ke markas Newcastle United di hari berikutnya untuk menjaga asa juara Liga Primer Inggris.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



