OLEH DONNY AFRONI & ABI YAZID
Manajemen Arema FC memiliki dua rencana terkait legiun asing yang akan direkrut untuk menggantikan Rodrigo Ost Dos Santos. Manajemen menginginkan pemain tersebut mampu berduel dengan striker jangkung lawan.
Manajer umum Ruddy Widodo mengatakan, opsi pertama adalah pemain yang mempunyai tipikal sama dengan Rodrigo. Sedangkan pilihan kedua seorang gelandang bertahan yang mampu berperan sebagai bek.
“Saya melihat lawan Arema nanti banyak memiliki striker yang tinggi seperti Marko Simic, Ilija Spasojevic dan lain sebagainya. Sangat riskan bila kami kehilangan Arthur [Cunha],” terang Ruddy.
“Sebenarnya ini juga keinginan pelatih, tetapi yang perlu dipertimbangkan adalah tidak semua gelandang bertahan bisa bermain sama baiknya di posisi bek, jadi ya masih dipilih siapa yang tepat. Sejauh ini untuk plan B masih memiliki gambaran nama.”
“Kami sesalkan kenapa tidak jauh hari disosialisasikan, sehingga kami bisa menata tim. Tapi semua sudah dibicarakan dengan pelatih siapa penggantinya. Dia [pengganti] akan datang saat Arema main di Piala Gubernur Kaltim.”
Seperti halnya Ruddy, pelatih Joko Susilo mengaku kecewa dengan keputusan mendadak tersebut. Menurutnya, jika tidak memungkinkan merekrut pemain asing baru, jajaran pelatih bakal menyiapkan skema tanpa playmaker.
“Kami dengan berat hari harus melepasnya, mau tidak mau, kami harus memainkan opsi tanpa Rodrigo, atau mencari pemain pengganti. Tentu kami harus segera ambil keputusan,” imbuh Joko.
Sementara itu, striker Thiago Furtuoso mengaku kaget mendengar kabar Rodrigo terpaksa dicoret dari tim. Menurut Furtuoso, kehadiran pemain baru akan membuat proses adaptasi dilakukan dari awal lagi.
“Tidak ada Rodrigo tentu sedikit mengurangi kekuatan kami, apalagi kami sudah bisa beradptasi satu sama lain. Andaikan ada pemain baru, kami harus membantu dia agar bisa segera beradaptasi,” kata Furtuoso. (gk-48)
