Son Heung-Min South Korea TottenhamGetty/Goal

Apakah Son Heung-Min Masih Harus Jalani Wajib Militer Korea Selatan?

Son Heung-Min telah menjelma jadi penyerang produktif di Liga Primer Inggris dalam beberapa musim terakhir, dengan ia berperan penting untuk Tottenham Hotspur.

Menimbang warga negara Korea Selatan diharuskan menjalani wajib militer, akankah Son harus cuti dari Spurs guna memenuhi kewajibannya? Goal coba membahasnya di sini.

Apakah Son Masih Harus Jalani Wajib Militer?

Jawabannya tidak. Son tidak lagi dituntut untuk menjalani wajib militer.

Di Korea Selatan, pria dengan fisik sehat diharuskan menyelesaikan kegiatan wajib militer selama 21 bulan sebelum mereka berusia 28 tahun.

Tapi Son, yang menginjak usia 28 pada Juli 2020, diberikan pengecualian atas jasanya membantu Korea Selatan memenangkan medali emas Asian Games 2018 di Indonesia - yang lantas membuatnya ‘hanya’ diminta untuk menyelesaikan pelatihan dasar dalam waktu yang lebih singkat.

Sang pemain menyelesaikan pelatihan dasar selama tiga minggu di Jeju pada awal pandemi Covid-19, April 2020 kemarin, dan itu membuat dia tidak kehilangan waktu bermain bersama Tottenham sebagaimana musim sepakbola sempat ditangguhkan selama tiga bulan.

Son menyelesaikan pelatihannya pada Mei 2020 dan bisa kembali memperkuat klubnya ketika musim Liga Primer 2019/20 dilanjutkan sebulan kemudian, dengan mengatakan kepada laman resmi Spurs tentang kondisi 'sulit' yang ia temui: “[Ini] tiga bulan yang sangat sibuk. Tapi itu adalah pengalaman yang bagus.

“Saya tidak bisa mengatakan semua yang telah saya lakukan tetapi saya sangat menikmatinya. Orang-orang di sana baik. Tiga minggu itu sulit tetapi saya mencoba untuk menikmatinya. Saya tidak tahu bagaimana perasaan orang-orang, tetapi bagi saya tiga minggu itu terasa lama tapi itu pengalaman yang bagus, saya menikmatinya.

“Hari pertama ketika kami tidak mengenal satu sama lain memang terasa agak aneh, tapi kami bisa saling mengenal tak lama kemudian. Kami menghabiskan setiap hari bersama di satu ruangan, sepuluh orang sangat dekat, bekerja bersama, kami saling membantu jadi waktunya sangat fantastis.

"Orang-orang itu, di hari pertama dan hari kedua mereka bahkan tidak berani berbicara dengan saya, tetapi pada akhirnya mereka bercanda dengan saya dan kami menikmati semuanya bersama."

Selama pelatihan 21 hari, Son berpartisipasi dalam menyempurnakan keterampilan bertarung dan pelatihan medis - serta pelatihan kimia, biologi dan radiologi.

Son diketahui mendapatkan nilai tertinggi di kategori tersebut, mendapatkan skor 10 dari 10 dalam menembak.

"Dia [Son] menerima hadiah 'Pilsung' yang merupakan salah satu dari lima jenis penghargaan untuk penampil terbaik," kata seorang perwira Korps Marinir melalui Korea Herald. "'Pilsung', yang diterjemahkan sebagai 'kemenangan pasti', adalah seruan bertempur dari Korps Marinir, Angkatan Laut dan Angkatan Udara Korea Selatan."

Dia menambahkan: "Semua kursus dinilai secara adil dan ketat, dan perwira pelatihan militer mengatakan dia menjalani pelatihan dengan setia."

Iklan
0