Ketidakpastian masih menyelimuti waktu kembalinya Raphinha, bintang Brasil milik Barcelona, ke lapangan setelah absen dalam dua pertandingan terakhir tim Catalan akibat mengalami keluhan pada otot paha yang ia derita selama jeda internasional bersama timnas negaranya.
Menurut situs "Tribuna", Barcelona menargetkan Raphinha bisa kembali tampil saat menghadapi Paris Saint-Germain, apabila proses pemulihannya berjalan sesuai rencana yang telah disusun. Namun, keikutsertaannya melawan Real Betis tampaknya tidak mungkin terjadi.
Barcelona bersiap menjalani rangkaian laga penting dalam beberapa hari mendatang, dimulai dengan bertandang ke Real Betis pada Sabtu, 17 Oktober, sebelum terbang ke Prancis untuk menghadapi Paris Saint-Germain pada Selasa, 20 Oktober, dalam ajang Liga Champions.
Setelah itu, Barcelona dijadwalkan menjamu rival mereka Real Madrid pada Minggu, 25 Oktober, dalam El Clasico pertama antara kedua tim pada musim 2026-2027. Hal ini membuat hari-hari mendatang menjadi sangat menentukan bagi kesiapan Raphinha untuk tampil di laga puncak yang dinanti-nanti tersebut.
Tim kepelatihan yang dipimpin Hansi Flick berharap Raphinha dapat memulihkan kondisi fisiknya sebelum laga Eropa, sehingga memberinya peluang untuk tampil di El Clasico lima hari berikutnya. Namun, laporan tersebut tidak memastikan secara final kapan ia akan kembali.
Meski tanpa winger Brasil itu, Barcelona tidak terlihat terpengaruh secara nyata dari sisi serangan pada pertandingan terakhir mereka, setelah meraih kemenangan besar atas Galatasaray dengan skor 4-1 di Liga Champions, dengan memanfaatkan beragam opsi serangan yang dimiliki.
Kembalinya Raphinha masih bergantung pada perkembangan kondisi fisiknya dalam beberapa hari mendatang, mengingat keinginan Barcelona untuk tidak terburu-buru menurunkannya sebelum ia benar-benar pulih sepenuhnya, terutama dengan semakin dekatnya laga melawan Real Madrid.

