Dani Olmo, Jordan Henderson, RB Leipzig vs Liverpool 2020-21Getty

Apakah Gol Tandang Di Liga Champions & Europa Tetap Dihitung Di Tempat Netral? Ini Penjelasannya

Kebijakan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 memberi pengaruh pada dua kompetisi besar Eropa yang tengah memasuki babak gugur: Liga Champions dan Liga Europa. Alhasil, beberapa laga pun harus dipindahkan.

Pembatasan perjalanan diberlakukan di sejumlah negara dan beberapa pertandingan yang melibatkan tim Inggris harus mengalami perubahan venue.

Laga antara Manchester City dan Borussia M'gladbach serta duel Liverpool-RB Leipzig diselenggarakan di Hungaria. Sementara Chelsea melawan Atletico Madrid dihelat di Rumania.

Sementara di kancah Liga Europa, Arsenal memainkan laga kontra Benfica di Italia, dan perjumpaan kedua bukannya dimainkan di London melainkan di Yunani. Adapun Manchester United kontra Real Sociedad bertempat di Italia.

Keputusan untuk memindahkan beberapa laga ke tempat netral pun mengundang pertanyaan, apakah gol tandang akan tetap dihitung dengan kebijakan seperti ini?

Apakah gol tandan dihitung di tempat netral?

Ya, gol tandang tetap dihitung di babak gugur Liga Champions dan Liga Europa, sekalipun kedua pertandingan diselenggarakan di stadion netral.

Aturan gol tandang hanya diterapkan dalam dua leg babak knock-out. Ini adalah salah satu dari tiga cara untuk memutuskan sebuah laga, yang diadopsi oleh UEFA, bersama dengan perpanjangan waktu dan adu penalti.

Jika suatu tim terpaksa mengubah tempat pertandingan tertentu, sebagaimana karena adanya pandemi yang terjadi sekarang, aturannya tetap sama dan berlaku.

Leg kandang tetap dihitung sebagai pertandingan 'home', sementarea leg tandang juga dinilai sebagai laga 'away' untuk tujuan administratif.

Pertandingan mana saja yang terpengaruuh perubahan tempat? 

16 besar Liga Champions: 
Borussia M'gladbach, Atletico Madrid dan RB Leipzig harus mengubah tempat bertanding mereka di leg pertama fase perdelapan-final, masing-masing melawan Manchester City, Chelsea dan Liverpool.

City, Chelsea dan Liverpool semua memenangkan leg 'away' mereka.

Leg kedua yang melibatkan Man City dan Chelsea, semua akan berjalan sesuai jadwal di Inggris, kecuali pertemuan kedua Liverpool kontra Leipzig tidak akan dimainkan di Anfield. Laga itu akan dimainkan di Puskas Arena, Budapest, sama seperti venue di perjumpaan awal.

32 besar Liga Europa:

Tottenham memainkan laga kontra tim Austria, Wolfsberger, di Hungaria sebelum menyambut mereka di Inggris untuk leg kedua. Gol tandang tidak diperlukan untuk menentukan laga, karena Spurs memenangkan agregat 8-1.

Man United juga berpesta selepas laga away mereka melawan Real Sociedad, yang dihelat di Italia. Wakil Inggris ini menaklukkan duta Spanyol itu dengan skor total 4-0.

Sementara itu, baik Arsenal dan Benfica tidak memainkan laga 32 besar di kandang masing-masing, dengan raksasa Portugal itu memainkan leg 'home' mereka di Italia, dan pasukan Mikel Arteta mendapat jatah 'home' di Yunani.

Akankah UEFA menghapus aturan gol tandang?

Gol tandang akan terus digunakan karena berlaku hingga musim 2020/21 turnamen UEFA tuntas. Tapi aturan ini sangat memungkinkan untuk direvisi di masa yang akan datang.

UEFA telah mengindikasikan kesediaan mereka untuk meninjau lagi aturan tersebut, namun tidak ada indikasi jelas kapan hal itu bisa dilakukan.

Beberapa pelatih berpengaruh di klub besar telah menyuarakan kritik mereka terhadap regulasi satu ini di masa lalu.

Pada 2018, bos Atletico Diego Simeone mengatakan: "UEFA perlu melihat betapa sulitnya memainkan leg kedua di kandang, dengan lawan Anda punya 30 menit ekstra karena salah satu gol mereka dihitung dua kali lipat, dan ketika bertindak sebagai tuan rumah, Anda tidak punya keuntungan ini."

2015 silam, mantan manajer Arsenal Arsene Wenger menyatakan bahwa aturan itu "ketinggalan zaman" setelah diperkenalkan pada tahun 1960-an, dengan maksud agar mendorong tim yang berstatus tandang untuk bermain lebih menyerang.

Iklan
0