Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Mauricio Pochettino TottenhamGetty Images

Antonio Conte: Tottenham Hotspur Layak Dijadikan Teladan


OLEH    SANDY MARIATNA Ikuti di Twitter

Manajer Chelsea Antonio Conte mengakui jika timnya masih belum mencapai konsistensi yang diinginkan dan harus mencontoh Tottenham Hotspur sebagai tim yang berhasil menerapkan stabilitas performa dalam tiga tahun terakhir.

Hal ini diungkapkan Conte jelang duel kedua tim di Wembley, Minggu (20/8) esok, dan di tengah suasana penuh ketidakpastian yang menyelimuti Chelsea.

Setelah pramusim jeblok, kalah di Community Shield, dan aktivitas transfer yang kurang gereget, The Blues membuka Liga Primer 2017/18 dengan kekalahan 3-2 melawan Burnley. Itu belum termasuk krisis pemain akibat skorsing kartu merah Gary Cahill dan Cesc Fabregas serta sejumlah pemain yang belum fit seperti Eden Hazard, Tiemoue Bakayoko, dan Pedro Rodriguez.

SIMAK JUGA: Pochettino: Tidak Ada Masalah Dengan Conte

Conte menyadari jika timnya tengah kepayahan di awal musim ini dan mencoba membandingkannya dengan situasi di Tottenham, yang mampu berkembang pesat sejak dilatih Mauricio Pochettino pada 2014.

“Tak seorang pun mengarahkan pistol kepada saya dan mengancam, ‘Harus menang atau Anda mati.’ Saya hanya bisa berjanji bahwa kami akan bekerja, bekerja, dan bekerja dan melakukan yang terbaik untuk meningkatkan klub ini,” ujarnya dalam jumpa pers.

“Terkadang Anda menjadi pemenang namun tidak membangun sesuatu yang positif untuk masa depan. Tottenham tidak terjebak dalam situasi itu. Ketika saya membicarakan Tottenham, saya selalu berbicara positif tentang Pochettino, tentang progres klub, dan hasil-hasil yang mereka raih.”

Mauricio Pochettino TottenhamGetty Images

“Ini adalah tahun keempat Pochettino di klub dan setiap tahun dia punya kesempatan untuk terus mengembangkan fondasi yang sudah dibangun. Keberlanjutan semacam ini sangat penting. Anda harus bekerja tahap demi tahap, tahun demi tahun, untuk terus memperkuat basis dan struktur klub,” katanya.

Conte melanjutkan, dirinya juga telah membangun fondasi di Chelsea pada musim lalu dan langsung berhasil mempersembahkan titel Liga Primer. Namun kesuksesan itu tidak membuatnya merasa puas.

“Itu semua belum cukup. Kami harus terus meningkatkan diri, mempersolid basis, dan bekerja dengan para pemain baru. Saya butuh waktu. Mungkin butuh waktu cukup lama seperti Pochettino di Tottenham. Ya, untuk menjadi tim terbaik di dunia, Anda butuh waktu,” imbuhnya.

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google