OLEH SANDY MARIATNAIkuti di twitter
Minimnya perlawanan yang diberikan Chelsea untuk mempertahankan titel Liga Primer Inggris, menurut manajer Antonio Conte, adalah hal yang bisa dimaklumi.
Chelsea, yang berstatus juara bertahan Liga Primer, terlihat kepayahan untuk mengulangi performa top mereka di musim ini. Mereka terpaut 25 poin dari Manchester City di puncak tabel serta sudah tersingkir dari Liga Champions dan Piala Liga. Satu-satunya harapan adalah Piala FA di mana mereka sudah mencapai tahap semi-final.
Melihat sulitnya persaingan di Inggris, Conte pun percaya bahwa Liga Primer merupakan liga tersulit di dunia dan tidak mudah bagi siapa pun untuk menjadi juara di kompetisi ini.
"Saya harus jujur, jika Anda ingin memenangi trofi, maka mudah untuk meraihnya di negara lain. Di Inggris, jangan harap Anda bisa m0emenangi trofi secara mudah," kata Conte dalam jumpa pers di Cobham, Jumat (30/3).
"Ada klub yang memberikan tuntutan tinggi pada manajernya. Tentu saja setiap manajer ingin memenangi trofi, mengakhiri musim dengan meraih gelar. Kami harus bekerja sangat, sangat keras untuk mencapai target ini. Dan bukan cuma untuk diri saya, tetapi juga pemain, klub, dan fans," jelasnya.




Dalam laga terdekat, Chelsea akan melakoni derby panas kontra Tottenham Hotspur di Stamford Bridge pada Minggu (1/4) esok. Tottenham disebut-sebut sebagai tim penggembira dalam klub "big six" karena dalam beberapa tahun terakhir belum mampu meraih trofi, namun Conte tidak sepakat dengan hal itu.
Getty Images"Tottenham berkembang pesat dan Mauricio Pochettino layak mendapat kredit. Jangan lupa, di Inggris Anda memulai kompetisi dengan enam tim top yang siap memenangi trofi apa pun. Contohnya, musim lalu Chelsea memenangi liga, Manchester United meraih PIala Liga, dan Arsenal merebut Piala FA. Ini situasi yang rumit," sambung Conte.
"Spurs adalah tim yang mampu berkompetisi dalam meraih gelar. Dua tahun lalu, mereka nyaris mengganjal Leicester City. Di musim lalu, jika kami tidak menang beruntun, Tottenham siap untuk merebut titel dari kami," imbuhnya.
