Mantan striker Italia Antonio Cassano menilai, striker AC Milan Rafael Leao tak ubahnya seorang Anthony Martial di Manchester United, yang dipandangnya tak memiliki pengaruh berarti untuk menggendong tim jadi juara.
Di mata Cassano, Milan membutuhkan pemain dengan profile mentalitas besar jika ingin menaklukkan kancah domestik bahkan Eropa.
Milan hampa gelar sejak meraih Scudetto dua musim lalu. Musim 2022/23, mereka kalah bersaing dengan Napoli di Serie A, dan tersingkir di semi-final Liga Champions.
Menurut Cassano, tak sepatutnya Milan terlalu mengandalkan seorang Leao, yang disebutnya hanya attacker rata-rata.
"Leao bukan pemain untuk dipilih. Dia itu mengingatkan saya pada Martial," kata Cassano kepada Bobo TV.
"Tahun lalu [pemain Spezia M'Bala] Nzola, mencetak gol lebih banyak dibanding Leao. Di Liga Champions, Milan membutuhkan pemain-pemain dengan personalitas yang bisa menguasai pertandingan apa pun," tegas eks pemain AS Roma, Inter Milan dan Real Madrid tersebut.
"Akan tetapi, Milan tidak punya [pemain] juara," tandasnya.
Bagaimanapun kritik Cassano, Leao, 24 tahun, sejauh ini telah memainkan enam laga Serie A di mana dirinya mencetak tiga gol.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



