LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI SURABAYA
Persebaya Surabaya harus menelan malu, setelah takluk dari Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (8/4). Pada laga itu, Persebaya kalah dengan skor 2-1.
Mereka sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dilesakkan Abu Rizal Maulana pada menit ke-17. Namun Barito berhasil membalikkan kedudukan melalui gol yang dicetak Douglas Packer dan Paulo Oktavianus Sitanggang.
Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera, mengakui cederanya Otavio Dutra pada babak pertama, menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya di laga ini.
"Kami mulai babak pertama dan kami punya 20 menit bagus. Kami bisa cetak gol, tetapi habis itu ada momen pemain mengalami cedera di lini belakang (Otavio Dutra). Mungkin hilang sedikit fokus, dan mereka bisa manfaatkan," kata, Alfredo setelah laga.
Pelatih asal Argentina itu pun mengakui Barito mampu memaksimalkan celah di lini belakang timnya dengan baik, melalui strategi serangan balik cepat.
"Kami mungkin karena terlalu mau menang, mulai main terburu-buru meskipun di babak kedua kami mulai lebih bagus. Ada sejumlah peluang, tetapi kami terkena serangan balik. Mereka bisa mencetak gol kedua, bisa manfaatkan momen yang krusial untuk menang," jelasnya.
"Mereka bermain pintar. Setelah kami unggul, kami hilang fokus. Satu momen yang bisa mereka manfaatkan. Mungkin kalau bisa kontrol momen itu, pertandingan bisa beda," jelas mantan pelatih Persipura Jayapura itu.
Sementara itu, Abu Rizal yang ditunjuk sebagai kapten tim di laga ini tak ingin terlalu larut dalam kekecewaan.
"Pertandingan bagus sebenarnya, meskipun bukan rezeki Persebaya. Terpenting, kami sudah tampilkan yang terbaik. Kami sudah lupakan, yang penting kami hadapi pertandingan berikutnya. Tetapi tidak ada pemain yang senang ketika timnya kalah. Kalau soal selebrasi (mencium sepatu), itu hanya spontan," tuturnya.(gk-62)


