Gelandang RB Leipzig Amadou Haidara menyebut Manchester United sebagai tim favoritnya sejak masih kecil dan mengaku mengidolai Cristiano Ronaldo di tengah laporan yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Old Trafford.
Menurut Marca, bintang berusia 23 tahun itu adalah target utama Setan Merah menjelang jendela transfer Januari sebagaimana manajer interim Ralf Rangnick ingin bersatu kembali dengan mantan pemainnya tersebut.
Rangnick adalah sosok yang membawa Haidara ke Leipzig dari RB Salzburg pada Januari 2019 dan bintang Mali itu telah memantapkan dirinya di Bundesliga dengan penampilan yang konsisten.
Dia mencetak gol pertamanya di Liga Champions melawan Manchester United pada Desember 2020 (kemenangan 3-2 untuk Leipzig) dan mengakui bahwa dia menikmati waktunya di Red Bull Arena, di mana dia telah mencetak dua gol dalam 12 pertandingan liga musim ini.
“Setiap orang memiliki tim favorit saat kecil. Buat saya itu adalah Manchester United,” kata Haidara kepada Bild seperti dikutip dari Manchester Evening News.
“Saya adalah penggemar berat Cristiano Ronaldo, saya menyukai Paul Scholes, Patrice Evra, Edwin van der Sar, Anderson.
"Tetapi jika Anda ingin berbicara dengan saya tentang rumor: saya kini di Leipzig dan saya merasa baik."
Haidara lebih lanjut memuji bos United Rangnick sebagai pelatih yang mengubah karirenya dengan kepercayaan dirinya.
"Ya, Ralf berperan sangat besar dalam karier saya. Jangan lupa, ketika Leipzig ingin mendapatkan saya, saya mengalami robek ligamen cruciatum," sambungnya.
"Tapi Ralf bilang saya harus datang. Saya tidak menyangka saat itu.
"Saya sangat berterima kasih padanya karena dia sangat menginginkan saya dan sebagai pelatih dia memberi saya kepercayaan diri yang besar di Leipzig.
“Dia kemudian mengatakan kepada saya untuk tetap bersama RB dan percaya bahwa Julian Nagelsmann akan membuat saya lebih baik.”
Pemain berusia 23 tahun itu berperan dalam kelolosan Mali ke Piala Afrika yang akan dimulai pada Januari tahun depan.
Dia difavoritkan untuk mengukir penampilan keduanya di turnamen saat negara Afrika Barat itu bertarung melawan Tunisia di Stadion Limbe pada 12 Januari.
Mali juga terundi dengan Mauritania dan Gambia di Grup F.




