Jelang pertandingan lanjutan Serie A Italia kontra Spezia, pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengungkapkan kegundahan hatinya menyusul timnya sejauh ini belum merasakan satu pun kemenangan.
Teraktual, Bianconeri ditahan seri AC Milan 1-1, melengkapi rentetan tiga laga sebelumnya yang berakhir nirkemenangan.
Di pekan pembuka Serie A, Juve ditahan imbang Udinese 2-2 sebelum dipecundangi Empoli 1-0 di hadapan pendukung sendiri. Di giornata ketiga, Juve kembali takluk dengan kali ini mereka menyerah di kaki Napoli.
Praktis, rentetan hasil buruk ini membuat Juve untuk sementara mendekam di zona degradasi klasemen.
Dalam konferensi pers jelang partai kontra Spezia, Allegri meminta para fans tak lagi membahas kejayaan di masa lalu. Menurutnya, Juve yang sekarang jelas berbeda dari periode pertama ketika dia menangani Si Nyonya Tua.
"Membicarakan tentang masa lalu jelas tidak masuk akal!" tegas Allegri.
"Sudah tujuh tahun, dan dua tahun sejak saya terakhir kali berada di Juventus. Ini tentu tim yang berbeda dari ketika saya pertama kali di klub ini," urai Allegri.
"Saya juga manusia dan saya pun memiliki amarah, sebab mereka telah bermain dua tahun berturut-turut tanpa gangguan. Mereka yang berada di bangku cadangan harus tegas dalam pendekatan mereka," sambungnya.
"Saya menuntut sikap respek dari mereka yang bermain dari menit awal dan mereka yang berada di bangku cadangan, harus bisa saling menghormati," katanya lagi.
"Ini semua tentang rasa menghargai dan tanggung jawab," tandas Allegri.
Empat laga pertama tanpa kemenangan merupakan rekor buruk pertama kalinya yang terjadi dalam sejarah Juventus di Serie A.




