Alexis Sanchez mengakui, sulit beradaptasi di “klub besar” sejak ia pindah dari Arsenal ke Manchester United, namun tak sabar melakoni final Piala FA setelah membantu tim menang 2-1 atas Tottenham Hotspur di semi-final.
Sanchez mencetak gol kedelapan dari delapan penampilannya di Wembley dan keempat dari tiga laga semi-final Piala FA, kala Setan Merah bangkit dari ketinggalan untuk menyingkirkan tim polesan Mauricio Pochettino.
Meski sudah dua kali memenangkan trofi ini bersama the Gunners, ia mengaku proses transisi di Old Trafford tidak mudah.
“Benar, ini sangat berat untuk saya, datang ke klub besar, ini mengubah semuanya. Jadi hari ini saya benar-benar bahagia untuk tim ini, gol dan sikap yang kami tunjukkan sepanjang pertandingan,” ujar pemain asli Cile tersebut usai laga.
“Itu umpan menawan dari Paul Pogba, dan ketika bola di udara saya ingin mengarahkannya ke tiang dekat, namun saya melihat kiper ke arah berlawanan, jadi saya berubah arah ke tiang jauh.”
Sanchez juga memberikan apresiasi Jose Mourinho, dan berharap bisa menjadi bagian dari tim yang membidik gelar musim depan di bawah arahan pelatih berpaspor Portugal itu.
“Ia pelatih yang menuntut banyak, dan ketika kami kalah ia sangat marah. Kami butuh tuntutan seperti itu untuk mengeluarkan potensi terbaik. Ia meminta saya memainkan peran bebas, untuk menikmati diri sendiri, menyerang, bertahan, melakukan semuanya!
“Apa yang dapat kami ambil dari musim ini? Ini sulit, saya pikir tahun depan harus mengejarnya. Ini perubahan berat untuk saya. Pelatih bilang kepada saya untuk bicara dengannya karena ia tidak terbiasa memboyong pemain pada Januari. Ini sangat menuntut tapi kami harus memenangkan partai final.
“United spesial karena sejarah mereka, mereka memiliki banyak sejarah di level dunia. Anda dapat melihat itu saat datang ke stadion. Saya datang ke sini dan ingin memenangkan semuanya tahun depan dengan tim ini dan pelatih.”
