LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANGIkuti di twitter
Aji Santoso Internasional Football Academy (ASIFA) melakukan terobosan baru dengan mendirikan sekolah menengah pertama (SMP) untuk menunjang pendidikan siswa di akademi mereka.
Kepala sekolah SMP ASIFA Imam SAR mengatakan, sekolah ini menjadi jawaban atas pemaduan kurikulum dengan jadwal sepakbola yang dijalani siswa. SMP ASIFA ini menggunakan kurikulum yang dipakai sekolah olahraga, seperti Ragunan atau Cipayung.
“Sebelumnya siswa ASIFA banyak dititipkan di sekolah yang ada di sekitar. Kalau SMP biasanya ada di SMPN 18 Malang. Tapi kemudian kami memiliki masalah, karena beberapa siswa ada yang absen, karena kegiatan di luar,” beber Imam.
“Dari 13 mata pelajaran, hanya enam atau tujuh yang mungkin disukai siswa, yang lain seperti bahasa daerah banyak mereka yang kabur. Menjadi pemain sepakbola juga harus cerdas, mereka harus bisa mengatur, karena pendidikan itu penting. Karena itu, SMP ini harus hadir.”
Sementara itu, direktur teknik ASIFA, Aji Santoso, merasa senang akhirnya ada sekolah umum di lingkungan ASIFA. Dia berharap ke depan SMP ASIFA ini bisa menjadi contoh akademi sepakbola di daerah lain.
“Alhamdulillah setelah melalui proses yg panjang ahkirnya SMP ASIFA resmi berdiri. Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada semua yang mendukung proses berdirinya SMP ini, dari Kementrian Pendidikan Indonesia hingga Diknas Kota Malang,” urainya
“Dengan berdirinya SMP ASIFA ini, semoga bisa menjadi contoh di daerah-daerah lain untuk bisa mempunyai Sekolah yang khusus buat atlet terutama sepakbola. Peruntukan SMP ASIFA ini ekslusif, artinya khusus buat kami. Semoga kami bisa memberikan sumbangsih kepada Kota Malang dan Sepakbola Indonesia.” (gk-48)
