Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso mengakui kekalahan 3-2 dari Borneo FC di Stadion Segiri kemarin sore, namun merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit yang dianggap tak mengerti peraturan.
Aji mengatakan, ada keputusan dan kejadian janggal pada pertandingan itu. Selain mempertanyakan pemberian kartu merah kepada Loris Arnaud di menit ke-81, Aji juga menyoroti pergantian pemain.
“[Tim] Saya kalah, dan saya respek kepada Borneo. Saya sebetulnya tidak mau mengomentari wasit, tapi ada dua hal yang saya sayangkan dari kepemimpinan wasit. Loris sangat tidak layak mendapat kartu merah, karena saya ada di depan dia,” ujar Aji.
“Yang kedua, saya tidak tahu apakah wasit mengetahui peraturan atau tidak. Saat pergantian pemain, pemain pengganti sudah masuk lapangan, tapi yang digantikan belum keluar. Di belahan dunia manapun, pemain pengganti baru bisa masuk lapangan setelah pemain yang digantikan keluar.”
Terlepas dari kepemimpinan wasit, Aji mengakui pertandingan melawan Borneo FC berlangsung menarik. Meski menelan kekalahan, Aji menilai pemain sudah memperlihatkan performa bagus.
“Pertandingan berjalan menarik mulai dari babak pertama sampai terakhir. Taktik yang saya terapkan cukup sukses, cuma kalah dalam urusan mencetak gol. Kami punya banyak peluang. Di babak pertama ada empat peluang yang seharusnya bisa jadi gol,” sesal Aji.
Goal Indonesia


