Lionel Messi Press ConferenceGetty

"Air Mata Buaya!" - Lionel Messi Dikecam Karena Tinggalkan Barcelona

Mantan pelatih Mesir dan Libya Mohsen Saleh mengecam Lionel Messi atas "air mata buaya" yang ia keluarkan di sesi konferensi pers terakhirnya di Barcelona pada Minggu (8/8) kemarin.

Pemenang Ballon d'Or enam kali itu berlinang air mata saat berbicara kepada awak media di mana ia mengonfirmasi bahwa kepindahan ke Paris Saint-Germain adalah suatu kemungkinan.

Pemain internasional Argentina itu menjadi bebas agen setelah kontraknya dengan Blaugrana berakhir pada Juni lalu. Namun, raksasa Camp Nou itu tidak dapat memberinya kontrak baru karena "hambatan finansial dan struktural".

Dengan itu, karier Messi yang sarat trofi dengan Barca berakhir dan dia diperkirakan akan mengumumkan pelabuhan berikutnya dalam beberapa hari ke depan.

Tapi Mohsen menyatakan bahwa pemain berusia 34 tahun itu sejatinya bisa melanjutkan kariernya di Camp Nou dengan mengorbankan sebagian dari gajinya guna membantu timnya yang sedang dalam kekacauan keuangan.

“Air mata buaya adalah ketika seorang munafik menangis meski tidak merasakan kesedihan apa pun. Dia justru merasakan sebaliknya,” tulis pria 72 tahun itu di Twitter.

"Messi, mengapa Anda menangis ketika Anda bisa bertahan dengan mengorbankan sebagian dari gaji Anda mengingat kondisi finansial klub saat ini?

"Anda serakah, dan Anda bukan satu-satunya, Anda mengklaim pergi karena aturan sementara yang lain mengklaim mereka pergi karena ambisi."

Messi adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Barcelona dengan 672 gol dari 778 penampilan di semua kompetisi.

Dia juga meraih 34 gelar bersama Barca, termasuk sepuluh gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions.

Sementara itu, mantan gelandang Real Madrid B Mutiu Adepoju mengklaim kepergian sang pemain tidak akan menjadi akhir dari La Liga.

“Sama seperti setiap pemain besar lainnya yang telah meninggalkan La Liga, kepergian Messi akan sangat terasa. Namun, itu tidak akan pernah menjadi akhir liga,” katanya kepada Goal.

“Seperti yang Anda ketahui, beberapa pemain hebat datang dan pergi, namun La Liga tetap ada dan kualitasnya tidak pernah terpengaruh.

“Ketika [Cristiano] Ronaldo pergi, semua orang merindukannya tetapi liga papan atas Spanyol terus berlanjut karena ada beberapa bintang besar di sana.

"Ada begitu banyak pemain muda yang bermunculan dan saya percaya bahwa pemain hebat lainnya akan segera menjadi pusat perhatian."

Iklan
0