Fullback anyar Inter Milan Achraf Hakimi mengakui, dirinya memilih bergabung ke Giuseppe Meazza karena faktor Antonio Conte. Dia menyebut gaya melatih eks juru taktik Juventus itu cocok dengan permainan dirinya.
Nerazzurri berhasil mendaratkan pemain belakang berbakat ini dari Real Madrid di bursa transfer musim panas sekarang.
"Saya memilih Inter karena saya menilai gaya sang pelatih sangat cocok dengan caya saya bermain dan saya sangat mampu untuk membantu tim ini," tuturnya kepada wartawan.
"Conte adalah pelatih hebat, dengan semangat yang sangat kompetitif. Dia punya hasrat yang besar terhadap sepakbola dan menyebarkannya kepada para pemain, fans dan semua yang ada di klub," sambung Hakimi.
"Motivasinya memungkinkan bagi tim untuk selalu bersemangat di setiap pertandingan," ulas sang bek sayap.
Hakimi mengklaim, dirinya sudah terbiasa memainkan sistem 3-5-2, taktik kesukaan Conte, ketika berseragam Borussia Dortmund. Baginya, memperkuat Inter di bawah kepemimpinan Conte adalah kesempatan ideal untuk dirinya semakin berkembang.
"Saya telah memainkan formasi 3-5-2 di Borussia Dortmund. Ketika tawaran datang, saya merasa ini adalah kesempatan yang sangat bagus bagi saya untuk tumbuh, karena fans di sini merasakan sepakbola dengan cara yang spesial," imbuh Hakimi.
"Dan saya telah bergabung di klub yang besar," kata Hakimi lagi.
Mengenai peluang Inter merebut Scudetto dari genggaman Juventus di periode 2020/21, Hakimi tak mau sesumbar. Namun dia memastikan, klub akan berusaha semaksimal mungkin menghadirkan kembali kejayaan yang telah lama hilang.
"Kami akan mencoba untuk meraih hasil-hasil besar dan tentu saja targetnya adalah memenangkan Scudetto," tandas pemain kelahiran Maroko berusia 21 tahun tersebut.
Hakimi mencatatkan 45 penampilan bagi Dortmund sepanjang musim lalu di seluruh komperisi resmi yang diikuti tim Bundesliga itu. Dia menorehkan sembilan gol dan menyumbangkan sepuluh assist.
