Bek Persib Bandung Achmad Jufriyanto mengungkapkan kekecewaannya, setelah timnya ditaklukkan Persija Jakarta dengan skor 1-0, pada pekan ke-33 Liga 1 2017 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11). Pada laga itu, memang diwarnai dengan gol Persib yang dianulir, kartu merah untuk Vladimir Vujovic, hingga pertandingan yang dihentikan lebih cepat pada menit ke-85.
Keputusan dianggap selesainya pertandingan oleh wasit Shaun Robert Evans, setelah melihat para pemain Persib memilih untuk ke pinggir lapangan usai Vujovic dikartu merah. Dia tampaknya menganggap Persib tak ingin melanjutkan pertandingan.
Sebelumnya, Evans juga melihat gelagat itu, saat memasuki babak kedua. Dia sampai harus beberapa kali menghampiri ruang ganti Persib lantaran melihat skuat yang dilatih Emral Abus itu tak juga keluar untuk melanjutkan babak kedua. Hingga akhirnya para pemain tim Maung Bandung bersedia melanjutkan pertandingan.
"Keputusan sudah diambil. Cuma saya sangat menyayangkan pengambilan keputusan dari wasit, kami juga enggak menyangka dia bakal ambil keputusan seperti itu," kata pemain yang akrab disapa Jupe itu, dalam jumpa pers setelah laga.
"Mungkin kita membandingkan dengan apa yang kami alami di Mitra Kukar waktu itu. Kami menunggu setengah jam saat mereka enggak mau melanjutkan pertandingan yaitu 2x15 menit. Kita tunggu 15 menit pertama, lalu 15 menit kedua. Tapi tadi ya agak kaget diputuskan seperti itu," tambah pemain bernomor punggung 16 ini.
Sementara itu, pelatih Persib Emral Abus tak ingin terlalu jauh mengomentari wasit. Dia lebih melihat, skuat yang dilatihnya mampu menjalankan strategi yang diinginkan dengan cukup bagus.
"Pertandingan sore ini enak ditonton. Saya sebagai pelatih juga menilai kedua tim bagus. Cuma hari ini Persija sangat beruntung dengan gol penalti itu," ucap Emral.
"Cuma memang, tadi babak kedua anak-anak mendengar bisik-bisik bawah gol yang mereka cetak sebenarnya sah. Ini juga mengganggu konsentrasi anak-anak," tuturnya.





