- AC Milan dibantai PSG 3-0
- Ukir sejarah memalukan
- Calabria & Pioli silang pendapat
APA YANG TERJADI?
Berondongan gol Kylian Mbappe, Randal Kolo Muani, dan Lee Kang-in pada matchday ketiga Liga Champions memperpanjang derita AC Milan di Eropa, dan kini Rossoneri terkapar di dasar klasemen Grup F UCL, yang digadang-gadang sebagai 'grup neraka'.
KATA MEREKA:
Davide Calabria terlihat marah terhadap performa yang diberikan oleh Milan, dan merasa rekan-rekannya tak percaya diri saat bertanding.
"Kami tahu skuad kami bisa mencapai garis akhir. Setiap hari kami bekerja keras di Milanello agar kami bisa bertanding di laga-laga ini," ucap kapten Milan itu kepada Mediaset Infinity.
"Jika kami ingin terus melaju di Liga Champions, maka kami harus menyingsingkan lengan baju. Siapa pun yang tidak yakin dan percaya diri lebih baik di rumah saja."
Pioli tak sepakat dengan ucapan Calabria. Ia merasa anak-anak asuhnya selalu memegang teguh komitmen di sesi latihan dan saat bertanding.
"Dia salah ngomong begitu. Tak ada satu pun yang berlatih di Milanello tanpa fokus atau intensitas yang tepat," kata sang allenatore. "Hal seperti ini bisa terjadi. Masih tegang setelah tanding, sehingga jadi berbicara tanpa dipikir."
"Apa yang kami persiapkan di latihan adalah apa yang kami tunjukkan hari ini, hanya saja kami kekurangan kualitas di momen-momen tertentu, salah melepaskan umpan-umpan krusial."
TAHUKAH ANDA?
Menghuni grup yang sama dengan PSG, Newcastle United, dan Borussia Dortmund, Milan masih nirkemenangan di Liga Champions musim ini, dan bahkan belum mencetak satu gol pun. Mereka pun menjadi satu-satunya tim Serie A dalam sejarah yang tak bisa mencetak gol di lima laga UCL secara berturut-turut, jika ditambah dengan kekalahan agregat 3-0 di tangan Inter Milan pada semi-final musim lalu.
DALAM FOTO:
Getty
GettyAPA SELANJUTNYA UNTUK AC MILAN?
Setelah dibungkam Juventus dan PSG, Rossoneri akan kembali menjalani laga berat melawan Napoli di Serie A, Senin (30/1) dini hari WIB.




