Striker veteran AC Milan Olivier Giroud tak kuasa meredam emosinya ketika ditarik keluar di sepuluh menit terakhir laga kontra Napoli, digantikan Noah Okafor. Penyerang Prancis itu pun menolak jabat tangan dengan pelatih Stefano Pioli ketika mneinggalkan lapangan.
Ditegaskan Giroud, dirinya seharusnya dimainkan penuh karena dia optimistis bisa mempersembahkan kemenangan genting setelah mencetak dua gol di pertandingan tersebut.
Seperti diketahui, brace Giroud membuka keunggulan 2-0 bagi Rossoneri sepanjang 45 menit pertama. Sayang, anak-anak Pioli tak mampu mempertahankan keunggulan itu seiring Partenopei bangkit di paruh kedua untuk menetralkan keadaan melalui aksi-aksi dari Matteo Politano dan Giacomo Raspadori.
Maksud hati Pioli memainkan Okafor untuk menghadirkan tenaga yang lebih segar di lini serang Milan demi mencari gol kemenangan, Giroud mengaku tidak senang dengan keputusan itu.
"Saya hanya manusia," tutur Giroud selepas pertandingan, saat ditanya mengapa dia menolak menjabat tangan Pioli ketika meninggalkan lapangan.
"Saya bukan robot. Saya merasa kecewa, karena saya yakin saya bisa membantu rekan-rekan saya, karena saya masih punya energi tersisa dan ingin bermain penuh," tegasnya.
Namun, tak lama dirinya dan Pioli bersitegang, Giroud langsung meminta maaf ke pelatihnya itu atas sikapnya tidak respeknya tersebut.
"Tentu, setelah lima menit, saya menenangkan diri dan meminta maaf ke pelatih. Saya menghargai keputusannya dan saya hanya ingin yang terbaik bagi tim ini. Saya frustrasi karena kami harusnya bisa memenangkan pertandingan ini," pungkasnya.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



