SPORTEL Monaco 2025 - Global Sports Media & Technology Convention - Day TwoGetty Images Entertainment

Diterjemahkan oleh

Absennya gelar juara memberi Tebas kesempatan menyindir Real Madrid

Perdebatan terus mengemuka mengenai apakah Liga Primer Inggris merupakan model yang seharusnya ditiru oleh liga Spanyol "La Liga" dalam berbagai aspek; sebab banyak pihak menilai bahwa kompetisi Inggris tersebut memiliki tingkat persaingan dan keseimbangan yang lebih besar dibandingkan Liga Spanyol, yang perebutan gelarnya kerap terbatas di antara dua raksasa sepak bola; Real Madrid dan Barcelona.

Dalam konteks ini, Javier Tebas, Presiden La Liga, memanfaatkan acara penyambutan klub-klub yang baru promosi ke divisi sepak bola profesional untuk musim (2026-2027) di Madrid, guna kembali memuji gaya pengelolaan kompetisi tersebut, sekaligus melontarkan kritik tersirat kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Tebas menyinggung serangan berulang terhadap regulasi kompetisi dengan mengatakan, sebagaimana dilansir surat kabar Spanyol "Mundo Deportivo": "Ada klub-klub yang selalu meragukan semua sistem dan aturan finansial kami, dan sering kali perwakilan Real Madrid tampil untuk meragukannya; tetapi keraguan ini kerap muncul akibat kondisi sportif yang tengah dialami klub tersebut", seraya menjelaskan bahwa tim Los Blancos absen dari podium juara dan tidak meraih satu gelar pun selama dua tahun terakhir.

Presiden liga tersebut melanjutkan pembelaannya terhadap model Spanyol dengan menyerang model finansial Liga Inggris, memaparkan angka-angka finansial dengan mengatakan: "Tahun lalu kerugian Liga Inggris mencapai satu miliar pound sterling, dan pada tahun sebelumnya kerugian yang serupa, hingga total kerugian mencapai 10 miliar pound sterling dalam beberapa tahun terakhir. Jika inilah model sepak bola yang kita cari... maka keberlanjutan institusi dan pengamanan masa depannya berada di atas segalanya; tak seorang pun kini mengingat di mana akhirnya Leicester City berujung, klub yang pernah menjadi juara liga, dan bagaimana kini ia berada di divisi tiga".

Tebas menutup pernyataannya dengan menyinggung intervensi pemerintah Inggris untuk membenahi lanskap finansial dengan mengatakan: "Mereka tidak memperhitungkan keberlanjutan klub-klub, dan itulah sebabnya pemerintah Inggris turun tangan untuk mengelola Liga Inggris melalui badan regulasi independen, sementara kami di Spanyol mengatur urusan finansial kami secara mandiri melalui klub-klub itu sendiri; sudah pasti mereka tidak mengambil langkah ini kecuali karena ada kekacauan yang nyata".

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google