Mahrez mengungkapkan keinginannya meraih berbagai trofi untuk City meski musim lalu diterpa kekecewaan yang besar.
Penyerang Aljazair tersebut semakin dikenal sebagai winger top di Inggris setelah hijrah ke Etihad Stadium dari Leicester 2018 lalu.
Selain meraih Liga Primer bersama City, Mahrez juga membantu Si Biru Langit memenangkan Piala FA dan tiga Piala Liga. Meski kontraknya bersama The Citizen tinggal menyisakan dua tahun, ia mengaku fokus mengejar gelar bersama City.
"Saya betah di Man City, saya mencintai klub ini, semua di sekitarnya, saya mencintai kota ini," jawab Mahrez kepada pers ketika ditanya apakah ia akan memperpanjang kontraknya yang akan habis di 2023.
"Saya berkonsentrasi penuh terhadap tim dan mencoba memenangkan gelar bersama, kita lihat saja nanti".
Momen terburuk karier Mahrez di City, sejauh ini, adalah saat dipecundangi Lyon di perempat-final Liga Champions musim lalu.
Fernandinho cs berakhir hanya memenangkan Piala Liga di musim tersebut, namun sang winger berharap mereka bisa meraih kejayaan di Eropa musim ini setelah mengamankan tempat di semi-final melawan Paris Saint-Germain.
"Kami sangat kecewa saat kalah di Liga Champions musim lalu," ungkap Mahrez jelang leg pertama di Parc des Princes Kamis (29/4) dini hari nanti.
"Masalahnya, kami langsung libur setelah kalah, jadi itu membuat kami sangat kecewa dan lalu kami hanya harus memikirkan musim depan dan mencoba fokus kembali".
"Musim sebelumnya lagi kami harus tetap fokus untuk memenangkan liga. Saya rasa musim lalu adalah kekecewaan terbesar dalam karier saya, saat kami gagal mengalahkan Lyon dan melaju ke semi-final".
"Hal itu membantu banyak untuk musim ini karena kami jadi amat sangat ingin lolos.Tentu musim lalu juga, namun berbekal pengalaman tersebut, kurasa kini kami sudah jauh lebih baik".
Mahrez juga melayangkan puja-puji kepada Guardiola, menyebut bahwa si pelatih pantas dijuluki sebagai salah satu manajer terbaik dalam sejarah sepak bola setelah menjalani karier yang penuh dengan gelar juara.
"Dia telah melakukan banyak hal untuk sepak bola," ujar mantan pemain Leicester itu. "Ia pantas dipuji, kami tahu betapa pentingnya ia bagi kami. Rasanya senang mendengar hal ini."
"Ini normal, ia mencoba membantu kami di berbagai pertandingan, secara taktik ia banyak membantu kami. Ia mencoba memberi saran yang baik saat pertandingan, tentang lawan kami. Saat laga ada di depan mata, kami siap dan tahu apa yang mesti dilakukan."
