Inter Milan bersikeras, siapa pun klub peminat Achraf Hakimi, sebaiknya mundur jika mereka hanya sanggup membayar €60 juta.
Belakangan, Paris Saint-Germain maju dengan nominal sedemikian rupa. Bagi manajemen Nerazzurri, itu tidak cukup. Mereka menuntut klub ibu kota Prancis ini untuk mengajukan penawaran setidaknya di atas €80 juta.
Inter disebut akan menolak tawaran di bawah €80 juta, apalagi hanya €60 juta.
Menurut Sky Italia, Sport Mediaset dan media Italia lainnya, pihak Inter sejatinya hendak mempertahankan pemain internasional Maroko tersebut.
Namun, jika ada klub peminat yang melayangkan proposal penawaran dengan nilai dua kali lipat dari yang dikeluarkan kubu Nerazzurri setahun yang lalu, maka klub tak keberatan merelakan dia angkat kaki.
Hakimi, yang berusia 22 tahun, didatangkan Inter dari Real Madrid senilai €45 juta pada September 2020 silam.
Tak perlu waktu lama bagi sang fullback untuk beradaptasi di kancah sepakbola Italia. Dia bisa langsung nyetel dengan permainan skuad polesan Antonio Conte kala itu dengan mencatatkan total tujuh gol dan 11 assist dalam 45 pertandingan kompetitif.
Statistik di atas membuat mata klub-klub elite Eropa terbelalak, salah satunya PSG yang gencar mendekati sang pemain.
PSG diklaim telah membuat penawaran sebesar €60 juta, akan tetapi Inter tetap dengan pendiriannya di angka €80 juta, yang berpotensi mencakup bonus berkaitan dengan kinerja dia di lapangan.
Inter sendiri saat ini membutuhkan suntikan dana segar untuk mengembalikan kondisi Suning selaku pemilik klub, yang tengah mengalami krisis finansial di tengah pandemi virus corona.




