Cubarsi membuktikan bahwa Yamal bukanlah satu-satunya talenta muda berbakat asal Spanyol
Hansi Flick sering kali terkesima melihat kedewasaan penampilan Pau Cubarsi bersama Barcelona. "Sungguh luar biasa melihat betapa bagusnya dia bertahan," aku pelatih asal Jerman itu musim lalu. "Dia masih muda, baru berusia 19 tahun, tapi kemudian kamu menyadari sudah berapa lama dia bermain di level ini. Kami sangat beruntung memilikinya. Dari segi penampilannya, dia setara dengan Lamine Yamal."