1. FC Köln v Eintracht Frankfurt - BundesligaGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

"VAR menjijikkan": Di Köln, pengumuman suara memprovokasi para pendukung melawan wasit

Tidak hanya para pendukung: bahkan pengumum stadion pun menjadi sorotan dalam kontroversi seputar keputusan wasit di Jerman. Di Köln, selama pertandingan Bundesliga yang berakhir dengan kekalahan 2-1 melawan Borussia Dortmund, pengumum klub legendaris, Michael Trippel, secara terbuka mengkritik beberapa keputusan wasit melalui mikrofon, memicu reaksi penonton dan menuai kritik dari klub.

Trippel, 71 tahun, yang telah terikat dengan klub selama lebih dari empat dekade dan menjadi suara resmi stadion selama 27 tahun, adalah sosok yang sangat dicintai oleh para penggemar Cologne. Perannya, seperti yang sering terjadi di Jerman, bukan hanya untuk menyampaikan informasi layanan: penyiar adalah bagian integral dari atmosfer dan identitas klub. Namun, kedekatannya dengan publik ini justru membuatnya harus membayar mahal pada hari terakhir liga.

  • Insiden yang paling diperbincangkan terjadi pada babak pertama, ketika wasit Daniel Siebert awalnya memberikan kartu kuning kepada bek Jahmai Simpson-Pusey karena tekel keras terhadap seorang pemain Dortmund. Namun, setelah VAR meninjau ulang, wasit mengubah keputusannya dan mengeluarkan kartu merah. Keputusan ini langsung memicu reaksi Trippel, yang melalui pengeras suara RheinEnergieStadion menyebut keputusan tersebut "menjijikkan", disertai dengan peluit dan memicu protes dari sekitar 47 ribu penonton yang hadir. Kontroversi tidak berhenti sampai di situ. Pada menit tambahan, penyiar kembali menyerang dengan menyatakan bahwa pelanggaran tangan yang jelas oleh seorang pemain Dortmund tidak ditinjau oleh VAR, dan secara terbuka mengeluhkan tidak ditinjau ulang insiden tersebut.

    Perilaku penyiar tersebut kini dapat menimbulkan konsekuensi, seperti dilaporkanoleh Repubblica. Peraturan melarang penyiar stadion untuk mendukung tim tuan rumah atau menyerang lawan dan keputusan wasit dalam bentuk apa pun. Pimpinan Cologne juga mengambil jarak dengan menyebut insiden tersebut "tidak dapat diterima". Trippel kemudian meminta maaf, namun tetap menegaskan ketidakpuasannya terhadap penggunaan VAR. "Penggunaannya yang tidak konsisten membuat saya marah. Saya akan tetap peka terhadap masalah ini, tetapi akan berusaha lebih berhati-hati saat berbicara di mikrofon," katanya. Kini tinggal menunggu apakah federasi Jerman atau klub akan mengambil tindakan terhadapnya.

  • Iklan

    SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google