Manchester United v Wolverhampton Wanderers - Premier LeagueGetty Images Sport

Usai Pecat Ruben Amorim, Manchester United Didesak Untuk Segera Pulangkan 'Pemain Buangan' Marcus Rashford

  • Apakah kepergian Amorim mengubah situasi Rashford?

    Gejolak manajerial yang melanda Old Trafford telah mengirimkan gelombang kejut ke seluruh Liga Primer, dengan Amorim dipecat setelah hanya 14 bulan menjabat. Kepergian pelatih asal Portugal itu, yang dipicu oleh keretakan hubungan dengan petinggi klub dan penolakan untuk menyesuaikan filosofi taktiknya, segera menimbulkan pertanyaan tentang masa depan beberapa pemain yang menjadi korban rezimnya. Yang utama di antaranya adalah Rashford, yang saat ini sedang menjalani masa pinjaman di Barcelona.

    Hubungan Rashford dengan Amorim memburuk dengan cepat musim lalu, yang berujung pada peminjaman awal ke Aston Villa pada awal 2025 sebelum akhirnya dipinjamkan ke Barca pada musim panas. Namun, dengan "rintangan" dalam kariernya di Old Trafford kini telah hilang, mantan gelandang United Hargreaves percaya bahwa pintu harus dibuka untuk kepulangan sang penyerang.

  • Iklan
  • RCD Espanyol de Barcelona v FC Barcelona - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

    "Sebuah bakat yang terlalu bagus untuk diabaikan"

    Berbicara kepada TNT Sports setelah pengumuman tersebut, Hargreaves meluncurkan pembelaan yang penuh semangat untuk pemain berusia 28 tahun itu, dengan alasan bahwa bakat Rashford tidak dapat disangkal dan bahwa ia menjadi kambing hitam atas kegagalan struktural yang lebih luas di klub.

    "Saya berharap Marcus kembali karena dia pemain spesial," ucap Hargreaves, secara langsung menanggapi spekulasi bahwa karier Rashford di United mungkin telah berakhir. "Saya tidak tahu apa yang terjadi antara Marcus dan Ruben, tetapi saya rasa tidak ada yang dapat menyangkal bakatnya."

    Bagi Hargreaves, masalahnya bukan hanya tentang bentrokan kepribadian, tetapi juga kegagalan klub untuk melindungi jebolan akademi mereka. Ia berpendapat bahwa Rashford dipaksa untuk memikul beban ekspektasi sendirian selama periode transisi yang penuh gejolak, tekanan yang akhirnya menghancurkan performanya di bawah rezim sebelumnya.

    "Saya rasa Marcus seharusnya tidak berada di posisi di mana dia memikul semua beban itu sendirian," jelas Hargreaves. "Di tim kami, dia akan menjadi pemain ketiga atau keempat, jadi dia tidak perlu memikul semua tanggung jawab karena banyak hal akan diambil dari pundaknya."

    Mantan pemain internasional Inggris itu menunjuk kurangnya kepemimpinan senior dalam skuad sebagai faktor kunci dalam penurunan performa Rashford di bawah Amorim. Ia berpendapat bahwa ketergantungan pada pemain muda membuat Rashford terekspos sebagai figur utama senior tanpa struktur pendukung yang diperlukan di sekitarnya.

    "Terlalu banyak tekanan pada para pemain muda ini untuk menjadi pemain utama, dan mereka seharusnya tidak pernah berada di posisi itu pada usia 20 tahun. Mereka membutuhkan seorang striker yang berusia 26-28 tahun, dan kemudian para pemain muda dapat belajar seperti yang dilakukan semua orang sebelumnya di klub. Saya pikir Marcus adalah talenta super dan klub dapat memanfaatkannya."

  • Efek domino

    Sementara masa depan Rashford tetap menjadi topik hangat, Hargreaves juga mengakui bahwa ia terkejut dengan waktu pemecatan Amorim. Pelatih asal Portugal itu meninggalkan klub di posisi keenam, sangat dekat dengan zona Liga Champions, tetapi ledakan emosinya setelah hasil imbang melawan Leeds United tampaknya telah memastikan nasibnya.

    "Saya terkejut, dan saya pikir semua orang terkejut dengan keputusan untuk memecat Amorim," tambah Hargreaves. "United tidak bermain sangat baik, tetapi mereka masih berada di posisi di mana finis di empat atau lima besar adalah hal yang realistis."

    Dia kemudian membandingkan situasi tersebut dengan pemecatan tokoh-tokoh penting lainnya baru-baru ini, dan menunjukkan bahwa tekanan tinggi dalam manajemen sepakbola modern menciptakan lingkungan yang tidak stabil di liga-liga top Eropa. Ia secara khusus merujuk pada situasi di Chelsea, di mana Enzo Maresca juga baru-baru ini diberhentikan dari jabatannya, mengisyaratkan bahwa perombakan manajerial yang lebih luas akan segera terjadi.

    "Waktu pengambilan keputusan ini mengejutkan, tetapi saya kira hal-hal lain telah mencapai puncaknya, yang terjadi di klub-klub besar seperti yang kita lihat dengan Chelsea dan Enzo Maresca baru-baru ini," katanya. "Saya pikir situasi itu berdampak pada United dan saya pikir kita mungkin akan melihat banyak perubahan dalam satu bulan ke depan dengan manajer lain, ini efek dominonya."

  • FBL-EUR-C1-BARCELONA-FRANKFURTAFP

    Sebuah harapan di Catalan?

    Rashford telah menemukan kembali sentuhannya di Spanyol, mencatatkan 15 kontribusi gol dalam 25 penampilan untuk tim asuhan Hansi Flick. Barcelona dilaporkan memiliki opsi untuk mempermanenkan transfer tersebut dengan harga sekitar €40 juta, tetapi masalah keuangan dan gaji pemain yang tinggi telah menimbulkan keraguan apakah kesepakatan tersebut akan diselesaikan.

    Dengan kepergian Amorim, narasi telah bergeser. United saat ini dipimpin oleh manajer interim Darren Fletcher, tetapi manajer tetap yang akan datang akan memiliki keputusan yang harus dibuat. Sementara rencana Barca adalah untuk mempermanenkan Rashford, Sport melaporkan bahwa Setan Merah diperkirakan akan mencoba membawanya kembali ke Old Trafford.

0