Al-Ahly-FC-vs-Zamalek-SC-Final-NBE-Egyptian-Super-Cup-2025AFP

Diterjemahkan oleh

Undian Liga Mesir: Duel Panas Dini antara Al Ahly dan Zamalek

Hasil undian Liga Utama Mesir 2026-2027 memunculkan awal yang beragam bagi sang juara bertahan Zamalek serta rival mereka Al Ahly dan Pyramids.

Zamalek memulai musim dengan menghadapi Al Ittihad Alexandria pada 21 Agustus mendatang, kemudian bertemu Bank Al Ahly pada pekan kedua tanggal 26 di bulan yang sama, sebelum menghadapi Petrojet pada 31 Agustus.

Pada pekan keempat, Zamalek akan menghadapi Abu Qir untuk Pupuk pada 8 September, lalu Ghazl El Mahalla pada pekan kelima tanggal 16 di bulan yang sama.

Undian yang dilakukan menggunakan kecerdasan buatan ini menempatkan laga puncak antara Al Ahly dan Zamalek pada pekan ke-6 yang dijadwalkan berlangsung 11 Oktober.

Zamalek akan bermain melawan Pyramids pada pekan ke-13 tanggal 28 Desember mendatang.

  • Al Ahly dan Pyramids: Puncak Klasemen Lainnya

    Di sisi lain, Al Ahly memulai perjalanannya dengan menghadapi Al Sharqia Enppi pada pekan pertama yang berlangsung pada 23 Agustus, kemudian bertemu ZED FC pada pekan kedua tanggal 28 Agustus.

    Tim berjuluk Si Merah itu menghadapi Smouha pada pekan ketiga tanggal 1 September, sebelum bertemu Al Mokawloon Al Arab pada pekan keempat tanggal 9 September, lalu Abu Qir Fertilizers pada pekan kelima tanggal 15 September, sebelum menghadapi Zamalek pada pekan keenam.

    Al Ahly akan bermain melawan Pyramids pada pekan kesembilan tanggal 23 November.

    Baca juga: Rahasia angka aneh: Apakah Salah melepas nomor punggung yang biasa dikenakannya di Trabzon?

  • Iklan
  • Awal Pyramids

    Pyramids akan membuka perjalanannya dengan menghadapi Ghazl El Mahalla, kemudian menantang Abu Qir Fertilizers dan Al Masry pada pekan kedua dan ketiga, sebelum menghadapi El Gouna pada pekan keempat serta Ceramica Cleopatra pada pekan keenam.

    Kompetisi musim ini pada fase pertamanya digelar dengan sistem liga di antara seluruh klub peserta, sebelum berpindah ke fase kedua yang menyaksikan pembagian tim menjadi dua grup; grup pertama mencakup 6 klub yang bersaing memperebutkan gelar, sementara grup kedua mencakup 14 tim yang berjuang untuk bertahan, dengan 4 klub yang terdegradasi ke Liga Pro.

    Kompetisi liga direncanakan, secara awal, akan berhenti terhitung mulai 20 September, bersamaan dengan jeda internasional.

    Terkait hadiah, Ahmed Diab, Presiden Liga Klub Sepak Bola Mesir, mengungkapkan kenaikan nilai bonus penobatan gelar liga menjadi 50 juta pound mulai musim depan, setelah sebelumnya hanya berjumlah 5 juta pound, dalam kenaikan yang setara sepuluh kali lipat. Diab menambahkan bahwa liga berhasil meningkatkan pendapatan hak siar televisi sebesar 300%.

    Baca juga: "Lebih Penting daripada Melunasi Utangku": Salah Bikin Heboh Suporter Trabzon

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google