Pemain berusia 39 tahun itu mulai kembali menjadi andalan sejak pertengahan Februari. Situasi ini diperkuat dengan absennya Dani Ceballos selama dua bulan akibat cedera yang dialaminya pada awal Maret. Modric bahkan dipercaya tampil sebagai starter dalam laga krusial leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan rival sekota Atletico Madrid, menegaskan pentingnya peran sang veteran di bawah asuhan Carlo Ancelotti.
Meskipun tidak seaktif Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, Jude Bellingham, Eduardo Camavinga, atau Ceballos dalam skema permainan Madrid, Modric tetap menunjukkan kelasnya. Keberadaannya masih menjadi aset berharga, terutama di tengah kesulitan klub dalam mencari penggantinya yang sepadan.