Kepergian Robert Lewandowski bukan sekadar akhir dari sebuah era yang sukses di Barcelona, melainkan awal dari tantangan yang mungkin menjadi yang tersulit dalam beberapa tahun terakhir di lingkungan klub Catalan tersebut.
Setelah empat musim di mana penyerang asal Polandia itu mendominasi lini depan tim, mencari pengganti yang mampu mencetak angka serupa menjadi tugas yang sangat rumit bagi manajemen olahraga yang dipimpin oleh Deco.
Meskipun Barcelona telah merencanakan sejak lama untuk merekrut penyerang baru pada musim-musim mendatang, kepergian Lewandowski mempercepat laju pergerakan dan memaksa klub untuk menjadikan masalah ini sebagai prioritas utama.
Tampaknya pelatih Hans Flick tidak ingin mengambil risiko terhadap masa depan proyek olahraganya, terutama karena tujuan utama yang diincar klub adalah merebut kembali gelar Liga Champions.






