“Sebagai persiapan untuk Piala Eropa, para pemain [tim putra] bermain melawan Islandia dan Kanada. Saat itu, mereka berada di peringkat 50 dan 75 dunia. Setelah dua kali menang 4-0, media dan publik pun bersorak gembira. Staf juga menjadi lebih percaya diri, begitu pula para pemain,” beber Jonker dikutip laman NU.
“Tidak ada yang membicarakan hasil yang diraih saat melawan tim peringkat 50 dan 75 dunia. Jadi, saya berpikir: Saya juga akan melakukan itu. Hanya lawan yang bisa kami lawan yang tidak tersedia, karena pertandingan kualifikasi Kejuaraan Eropa. Jadi, kami senang Indonesia mau datang, dan bermain sepakbola.”