"Kami semua adalah Indonesia. Jadi, mereka bisa mengkritik tetapi kami semua adalah Indonesia, kami semua satu tim," ujar pemain KV Mechelen tersebut.
"Mereka mungkin sedikit cemburu karena kita memiliki pemain yang bermain di Eropa, mungkin itu perbedaannya. Tetapi kami masih memiliki paspor Indonesia dan darah Indonesia, jadi kami semua orang Indonesia.
"Kami cukup beruntung memiliki pemain yang bermain di Eropa, di luar negeri, bersama dengan pemain yang ada di liga lokal. Jadi kami satu tim dan kami akan menunjukkannya besok."