2017-12-26-tokyo-kubo takefusa(C)Getty Images for DAZN

Tiga Pemain FC Tokyo Yang Layak Jadi Sorotan

  • 2017-04-16-tokyo-MAEDA Ryoichi.jpg(C)Getty Images for DAZN

    1Ryoichi Maeda

    Meski tak lagi muda, Ryoichi Maeda tetap menunjukkan konsistensi penampilan dalam mengisi barisan depan FC Tokyo sejak bergabung dari Jubilo Iwata pada 2015 lalu. Memang, ketajamannya tak lagi sama seperti yang dibukukan bersama mantan klub yang sudah dibelanya selama 14 tahun, tapi pengalaman dan kerja keras Maeda mampu menjadi teladan bagi generasi muda Tokyo. Ada kisah unik 'Kutukan Maeda' yang berlatar belakang kiprah sang pemain berusia 36 tahun, lantaran selama enam tahun beruntun, sejak J.League musim 2007, bahwa setiap Maeda mencetak gol perdana di musim kompetisi maka gawang lawan yang dibobolnya akan terdegradasi. Tapi 'kutukan' itu terhenti pada 2013 lalu, dengan Urawa Red Diamonds yang sempat dibobolnya tak mengalami musibah turun kasta di akhir musim. Meski tergolong veteran, Maeda belum pernah tampil di Piala Dunia bersama Jepang. Satu-satunya turnamen besar yang pernah diikutinya adalah Piala Asia 2011 lalu, saat Samurai Biru sukses menjadi juara.
  • Iklan
  • 2017-12-02-fctokyo-Kubo_Takefusa(C) Getty Images for DAZN

    2Takefusa Kubo

    Memiliki julukan sebagai 'Messi Jepang' jelas mengindikasikan Takefusa Kubo memang punya kualitas spesial. Kubo sudah mencuri perhatian banyak kalangan sejak masih berusia tujuh tahun dengan talenta besarnya di dunia sepakbola. Pada 2011 lalu bakat besarnya membuat Barcelona kepincut dan memboyongnya untuk menimba ilmu di akademi La Masia sebelum membela berbagai tim kelompok umur.

    Namun, harapan untuk memperkuat tim senior Barceloan pupus setelah klub La Liga Spanyol itu terkena sanksi embargo transfer dari FIFA pada 2015 lalu lantaran mengontrak banyak pemain di bawah usia profesional 18 tahun, salah satunya termasuk Kubo. FC Tokyo pun tak melewatkan kesempatan untuk memiliki talenta besar Kubo dan hanya semusim bermain untuk tim U-23, gelandang serang berusia 16 tahun itu kini sudah berada di skuat utama di J.League. Kubo sudah memperkuat tum nasional Jepang sejak U-15 hingga U-20 dan diyakini tak akan lama lagi akan menjadi idola anyar pasukan Samurai Biru.

  • 2017-06-04-fctokyo-Morishige_Masato

    3Masato Morishige

    Sudah tujuh tahun terakhir Masato Morishige menghabiskan kariernya dengan berkostum FC Tokyo. Gambaran loyalitas yang tak perlu diragukan lagi hingga sang pemain berusia 30 tahun dipercaya mengenakan ban kapten tim dan pemain sepertinya sangat jarang ditemukan di kancah sepakbola tanah air. Sejak merapat ke Tokyo pada 2009 lalu, setelah tiga tahun memulai karier profesional di J.League bersama Oita Trinita, Morishige total sudah mencatatkan 371 penampilan. Morishige juga sudah pernah 41 kali dipercaya mengawal lini belakang tim nasional Jepang, dengan namanya mengisi skuat untuk Piala Dunia 2014 dan Piala Asia 2015.
0