- Bahrain masuk ke dalam Grup C di putaran tiga
- Pernah menggasak Indonesia dengan skor 10-0
- Ambisi mewujudkan impian ke Piala Dunia
AFC'Tak Ada Yang Mudah' - Pelatih Bahrain Tetap Optimistis Di Grup Neraka
APA YANG TERJADI?
Bahrain tergabung di grup neraka dalam upaya mereka lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah hasil undian menempatkan mereka bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Tiongkok, dan Indonesia. Meski dua negara terakhir memiliki peringkat FIFA terendah di antara mereka, pelatih Dragan Talajic dan kiper Sayed Mohammed Jaffar menilai semua tim memiliki kekuatan yang sama.
(C)Getty ImagesGAMBARAN BESAR
Bahrain lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah menempati posisi runner-up Grup H di bawah Uni Emirat Arab (UEA). Satu-satunya kekalahan adalah ketika dibekap UEA dengan skor 2-0 di Rifa.
Di lain sisi, Bahrain mempunyai catatan bagus kala bertemu Indonesia di kualifikasi Piala Dunia. Saat berlaga di Jakarta pada 6 September 2011, Bahrain meraih kemenangan 2-0. Namun ketika bertandang ke Manama pada 29 Februari 2012, Indonesia dibantai 10-0.
AFCAPA YANG DIKATAKAN TALAJIC?
Talajic mengakui tim besutannya berada dalam posisi tidak diuntungkan, karena harus berlaga melawan tiga tim kuat. Walau begitu, ia menganggap seluruh tim di Grup C mempunyai kans yang sama.
“Sebelum pengundian, kami tidak punya ekspektasi apa pun, karena ini adalah 18 tim terbaik di Asia. Kami berada di grup yang sulit, tapi saya optimis. Kami akan berjuang untuk setiap poin dengan setiap lawan,” kata Talajic.
APA YANG DIKATAKAN JAFFAR?
Pernyataan tidak jauh berbeda disampaikan Jaffar. Namun kiper veteran Bahrain ini bertekad membuat sejarah dengan meloloskan Bahrain ke Piala Dunia.
“Grup kami terdiri dari tim-tim dengan reputasi dan pengalaman hebat. Kami penuh harapan. Kami akan memberikan semua yang kami bisa. Perjalanannya tentu tidak akan mudah. Kami harus bersiap, dan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan impian kami mencapai Piala Dunia,” ucap Jaffar.
APA SELANJUTNYA?
Bahrain akan melakoni dua laga pertama Grup C yang tidak mudah. Mereka terlebih dulu menjalani pertandingan tandang melawan tuan rumah Australia pada 5 September, dan lima hari berselang menyambut kedatangan Jepang.