SunderlandGOAL
"Incar Target Kelima" - Bintang Swiss & Sunderland Granit Xhaka tak gentar hadapi Argentina di perempat-final Piala Dunia 2026
Swiss membidik sejarah baru
Swiss terus mencatat sejarah di Piala Dunia 2026 setelah menembus perempat-final untuk pertama kalinya sejak 1954. Di bawah kepemimpinan Xhaka, mereka juga mengakhiri rentetan tiga kegagalan beruntun di babak 16 besar dan meraih kemenangan pertama di fase gugur Piala Dunia sejak 1938. Kini, bintang Sunderland tersebut menetapkan target berikutnya. Setelah memenuhi sejumlah sasaran yang ditetapkan sebelum turnamen dimulai, Xhaka ingin membawa Swiss melangkah ke semi-final. Namun, tantangan besar sudah menanti, dengan La Nati akan menghadapi juara dunia Argentina yang dipimpin Messi dalam pertandingan perempat-final di Kansas City.
SunderlandTarget mencapai semi-final
Berbicara sebelum pertandingan, Xhaka menjelaskan bagaimana timnya menjalankan setiap target secara bertahap sejak sebelum turnamen dimulai. Menurutnya, keberhasilan mencapai perempat-final hanya membuat ambisi skuad semakin besar.
"Tujuan pertama kami adalah lolos kualifikasi, kemudian kami ingin melewati babak penyisihan grup, memenangkan pertandingan babak gugur di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1938 dan mencapai perempatfinal untuk pertama kalinya sejak 1954. Sekarang tibalah tujuan kelima [lolos ke semi-final]," ucap Xhaka di situs Federasi Sepakbola Swiss.
Xhaka tak gentar hadapi Messi dan Argentina
Yang menjadi penghalang bagi Swiss adalah tim Argentina yang tetap menjadi tolok ukur sepakbola internasional. Dipimpin oleh Messi yang selalu prima, Albiceleste adalah favorit utama dalam pertandingan di Kansas City. Namun, Xhaka bersikeras bahwa timnya tidak akan gentar menghadapi sang juara bertahan.
"Merupakan suatu kehormatan untuk menjadi kapten tim ini dan mewakili negara ini. Ini semakin istimewa sekarang karena kami telah membuat lompatan besar ke depan,” kata bintang Sunderland tersebut di situs FIFA.
“Kami tahu bahwa kami bermain melawan salah satu tim sepakbola terhebat dalam sejarah, atau setidaknya dalam hidup. Kami harus menikmatinya, ini harus menjadi pertandingan yang menunjukkan kepada dunia bahwa negara kecil seperti Swiss dapat merepotkan raksasa. Bagi kami, ini tentang bermain sepakbola – apakah itu membutuhkan 90 menit, 120 menit, atau adu penalti. Saya yakin bahwa kami akan siap.”
SunderlandLaga terbesar Swiss di Piala Dunia
Swiss kini bersiap menjalani salah satu pertandingan terpenting dalam sejarah sepakbola mereka saat menghadapi Argentina di perempat-final. Kemenangan akan membawa mereka ke semi-final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Menjelang pertandingan ke-100 Swiss di Piala Dunia, sang kapten menegaskan tekad timnya untuk mempertahankan laju bersejarah mereka dan tidak membiarkannya berakhir di tangan Messi dan Argentina.
Iklan
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

