Luis de la FuenteGetty Images

Diterjemahkan oleh

Spanyol, De la Fuente: "Messi tidak bisa dijaga secara ketat"

Luis De la Fuente, pelatih kepala timnas Spanyol yang menjadi juara Eropa, berbicara dalam konferensi pers menjelang final Piala Dunia, yang besok malam di New York akan mempertemukan La Furia Roja dengan tim Argentina asuhan Lionel Messi. De la Fuente memiliki kenangan khusus bersama Messi, yang ia ceritakan: "Messi tidak bisa dijaga secara ketat. Dulu saya pernah mencobanya...".

  • Saat itu bulan Mei 2004, pada babak 16 besar Copa del Rey U-19 antara Barcelona dan Sevilla. Di bangku cadangan tim Andalusia, De la Fuente sendiri yang duduk, dan ia memutuskan untuk menugaskan seorang pemain khusus untuk mengawal Leo Messi yang saat itu berusia 17 tahun. “Mereka menyuruh saya untuk waspada terhadap anak ini, jadi saya menugaskan seorang pemain khusus untuk mengawalnya. Hingga menit ke-75 semuanya baik-baik saja, skor masih 0-0, tetapi pemain yang mengawalnya mendapat kartu kuning dan saya menggantinya, mengubah strategi.”


    Keputusan itu ternyata berakibat fatal: Messi mencetak empat gol dalam 22 menit, mengantarkan Barcelona meraih kemenangan yang tak terlupakan. Sebuah sekilas tentang fenomena yang kelak akan menorehkan sejarah sepak bola.


    Lebih dari dua puluh tahun kemudian, De la Fuente menegaskan bahwa Spanyol tidak akan menerapkan strategi penjagaan satu lawan satu. Pelajaran tersebut, jelas, telah tertanam kuat dalam ingatannya.

  • Iklan

    SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google