FC Den BoschIMAGO / Pro Shots

Diterjemahkan oleh

Skenario yang benar-benar gila di Belanda! Klub harus kalah agar bisa promosi

Di Keuken Kampioen Divisie, liga kasta kedua Belanda, menjelang pekan ke-38 dan terakhir pada Jumat mendatang, situasi seputar FC Den Bosch menciptakan skenario yang paradoks. Menjelang pertandingan melawan ADO Den Haag, klub ini memang berada di posisi kesembilan klasemen dengan performa yang solid, namun perhitungan poin untuk play-off promosi ke Eredivisie menghasilkan situasi awal yang tidak biasa.

  • Sebenarnya, Den Bosch yang saat ini berada di peringkat kesembilan klasemen sudah berada di jalur menuju babak play-off. Namun, posisi ini belum aman, tergantung pada perkembangan apa yang disebut klasemen periode. Jika Vitesse Arnhem memenangkan periode keempat, situasi bisa berubah total. Vitesse saat ini berada di peringkat ketiga klasemen periode di belakang Willem II dan ADO Den Haag, sehingga secara tidak langsung turut bersaing dalam perebutan tiket play-off.

    Penjelasan: Di Keuken Kampioen Divisie, musim dibagi menjadi empat periode. Setiap fase ini mencakup bagian yang telah ditentukan, biasanya sekitar delapan hingga sepuluh hari pertandingan, yang masing-masing memiliki klasemen mini tersendiri. Yang menjadi penentu hanyalah jumlah poin dari periode tersebut, terlepas dari klasemen keseluruhan. Di akhir setiap periode, akan ditentukan pemenang periode - yaitu tim yang meraih poin terbanyak pada periode tersebut.

  • Iklan
  • Kemenangan Den Bosch bisa berdampak negatif

    Pemenang periode ini langsung lolos ke babak playoff promosi, yang akan digelar pada akhir musim dan menentukan tim-tim yang akan promosi ke Eredivisie selain melalui slot promosi langsung. Hal ini membuat liga tetap menarik sepanjang musim, karena tim-tim di papan tengah klasemen pun masih memiliki peluang realistis untuk promosi jika mampu tampil gemilang dalam periode tertentu.

    Ada ketentuan khusus untuk kemenangan berulang atau tim yang tidak memenuhi syarat promosi seperti tim "Jong", yaitu tim cadangan dari klub-klub tradisional yang sudah mapan: Jika sebuah tim memenangkan beberapa periode atau tidak memenuhi syarat promosi, tempat playoff akan dialihkan ke tim terbaik berikutnya pada periode tersebut atau klasemen keseluruhan.

    Dampaknya untuk Jumat mendatang: Kemenangan Den Bosch atas ADO bahkan bisa berdampak negatif secara olahraga. Kemenangan tersebut akan melemahkan ADO dan sekaligus membuka peluang bagi Vitesse untuk memenangkan periode penentuan. Hal itulah yang akan mengakibatkan Den Bosch terlempar dari babak playoff meskipun berada di peringkat kesembilan klasemen.

  • Vitesse memulai musim dengan pengurangan 12 poin

    Model alternatif yang aneh: Kekalahan justru bisa membuka jalan kembali ke babak promosi. Sebab, jika Den Bosch kalah dari ADO, ADO—sebagai klub yang sudah lolos—akan tetap berada di atas Vitesse dalam klasemen periode. Tiket tambahan yang menentukan itu kemudian akan jatuh ke tim dengan peringkat tertinggi yang belum memastikan tempatnya di klasemen keseluruhan. Dalam kasus ini, tim tersebut adalah FC Den Bosch.

    Logika liga ini pun mencapai puncak absurditasnya: Dalam skenario ini, secara olahraga bisa jadi lebih baik kalah agar pada akhirnya mendapat keuntungan.

    Selain itu, hal ini juga aneh jika dilihat dari sudut pandang Arnhem: Pada 31 Juli 2025, Asosiasi Sepak Bola Belanda mengumumkan pengeluaran Vitesse karena ketidakberesan finansial dan lisensi. Klub tradisional tersebut menanggapi hal ini dengan mengambil langkah hukum dan mengajukan banding. Pada 3 September 2025, pengadilan banding memutuskan bahwa Vitesse akan diintegrasikan kembali ke dalam kompetisi liga. Namun, awal baru secara olahraga ini berlangsung dalam kondisi yang sulit, karena sanksi awal tetap berlaku sebagian: pengurangan 12 poin tetap dikenakan kepada klub.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google