- Tae-yong di masa akhir kontraknya dengan PSSI
- Hasil Piala Asia U-23 tentukan nasib Tae-yong
- Diberikan target membawa timnas U-23 ke 16 Besar
PSSIShin Tae-Yong Belum Pasti Perpanjang Kontrak Di Timnas Indonesia
PSSIAPA YANG TERJADI?
Pelatih Shin Tae-yong mengaku belum mengambil keputusan untuk tetap menangani timnas Indonesia atau tidak selepas Piala Asia U-23 2024, dan memilih tetap bersikap profesional dalam menjalankan tugasnya hingga turnamen kelompok usia tersebut berakhir pada Mei mendatang. Hasil Piala Asia U-23 akan menjadi penentu bagi Tae-yong dalam mengambil keputusan. Menjelang masa tugasnya berakhir, Tae-yong memberikan pandangan mengenai masa depannya bersama tim Merah Putih.
AFCSITUASINYA
Kontrak Tae-yong dengan PSSI sebetulnya selesai pada akhir tahun lalu, namun diperpanjang dengan durasi singkat hingga Piala Asia U-23. Selama menangani timnas senior, Tae-yong tidak berhasil membawa timnas senior menjuarai Piala AFF, tapi sukses menciptakan sejarah dengan mengantarkan Indonesia ke 16 Besar Piala Asia 2023. Pembicaraan perpanjangan kontrak akan dilakukan pada Maret nanti.
PSSIAPA YANG DIKATAKAN TAE-YONG?
“Saya sudah berbicara dengan Erick Thohir, ketua umum federasi sepakbola Indonesia, tentang apakah memperpanjang kontrak atau tidak pada Maret,” ujar Tae-yong kepada Best Eleven. “Dia bilang jika saya bisa lolos ke 16 Besar atau perempat-final Piala Asia U-23, dia akan merasa puas dengan perpanjangan kontrak.”
“Sekarang menjadi sudut pandang saya apakah saya memutuskan melakukannya (memperpanjang kontrak) atau tidak. Menurut saya, federasi juga mempunyai sudut pandang tersendiri. Terlepas dari itu, ketua umum dan saya fokus kepada tugas masing-masing dengan sikap profesional.”
APA SELANJUTNYA?
Piala Asia U-23 akan berlangsung mulai 15 April hingga 3 Mei di Qatar. Di ajang ini, Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah, Australia, dan Yordania. Sebelum menangani timnas U-23, Tae-yong terlebih dulu memimpin tim untuk dua pertandingan Grup F kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Vietnam pada 21 dan 26 Maret.