Shin Tae-yong (Indonesia)Getty

Shin Tae-Yong Akui Masuk Dua Besar Putaran Tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Hanya Sebuah Mimpi

  • Timnas senior menghadapi laga sulit di Grup C
  • Tae-yong mengakui tidak mudah masuk dua besar
  • Menyiapkan rencana sesuai dengan kenyataan
  • Indonesia vs Filipina - WCQ 2026Getty

    APA YANG TERJADI?

    Tergabung di grup maut putaran tiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia tidak membuat pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong merasa kecil hati. Tae-yong berharap impiannya membawa skuad Garuda menembus dua besar Grup C bisa terealisasi, sehingga timnas senior bisa mendapatkan tiket langsung ke putaran final Piala Dunia yang digelar di benua Amerika Utara.

  • Iklan
  • Australia vs Indonesia Asian Cup 2023Getty Images

    GAMBARAN BESAR

    Upaya timnas senior untuk mewujudkan impian berlaga di Piala Dunia pada tahun 2026 tidak mudah. Mereka terlebih dulu harus melalui pesaing di Grup C, yakni Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan Tiongkok. Di atas kertas, Jepang, Australia, dan Arab Saudi menjadi favorit kuat untuk menduduki dua besar yang menjadi tiket otomatis ke Piala Dunia

  • Shin Tae-yong (Indonesia)Getty

    APA YANG DIKATAKAN TAE-YONG?

    Tae-yong menyadari calon lawan yang akan dihadapi tidak mudah. Kendati demikian, juru taktik asal Korea Selatan ini tak ingin impiannya kembali berada di bench saat Piala Dunia terkubur begitu saja.

    “Saya ingin masuk ke babak play-off entah bagaimana caranya. Dalam situasi saat ini, finis di posisi satu atau dua dalam grup, dan lolos ke Piala Dunia adalah sebuah mimpi,” ujar Tae-yong dalam wawancaranya dengan Sports Chosun.

  • LEBIH JAUH LAGI

    Tae-yong menambahkan, perencanaan yang tepat menjadi kunci untuk mendapatkan hasil bagus di putaran tiga. Sejumlah aspek menjadi perhatian Tae-yong dalam mempersiapkan tim.

    “Tak satu pun dari kami yang tidak mengalami kesulitan. Namun, saya rasa semuanya bisa berjalan baik. Jepang dan Australia berada di atas, dan jika empat tim di bawah mereka saling bertarung, akan ada peluang,” jelas Tae-yong.

    “Ini adalah campuran kompleks dari stamina pemain tim nasional, perbedaan waktu pemain yang bepergian dari Eropa, dan penerbangan. Pelatih harus mempertimbangkan semuanya. Rencana harus dibuat sesuai dengan kenyataan.”

0